LAGU ORENG TANE DALAM MUSIK DIGDUG DI DESA BANYUATES, KECAMATAN BANYUATES, KABUPATEN SAMPANG MADURA (KAJIAN BENTUK LAGU DAN MAKNA TEKS NYANYIAN)

DESSY DWI SAGITA

Abstract


ABSTRAK


 


              Lagu Oreng Tane merupakan lagu tradisi yang dinyanyikan pada saat musim panen tiba oleh masyarakat Kecamatan Banyuates. Lagu Oreng Tane dalam teks nyanyiannya menggunakan bahasa Madura, pada jaman dahulu selalu dinyanyikan oleh anak kecil dan petani tanpa iringan musik Digdug. Lagu Oreng Tane dimainkan bersama sajian Musik Digdug, musik berupa kentongan yang terbuat dari kayu nangka untuk membangunkan orang sahur. Keberadaannya yang kurang diketahui oleh masyarakat luas mendorong untuk segera mendokumentasikan kesenian tersebut sebagai slah satu upaya kajian ilmiah dan pelestarian kesenian tradisional.


               Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di Kediaman Ahmadi selaku pendiri musik Digdug, tepatnya di Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Bentuk lagu yang digunakan Lagu Oreng Tane dalam Musik Digdug  dideskripsikan dengan menganalisis motif, frase dan periode. Motif yang ada pada lagu Oreng Tane terdapat pengulangan. Frase yang terdapat pada lagu Oreng Tane terdiri dari frase tanya dan frase jawab.


                Teks Nyanyian dengan menganalisis arti kata-kata dalam teks nyanyian dan makna dari teks nyanyian secara keseluruhan. Teks nyanyian yang digunakan pada lagu Oreng Tane berbahasa Madura.


 


Kata Kunci :  Oreng Tane, Bentuk Lagu, Makna Teks Nyanyian


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.