TATA CARA PELAKSANAAN ROKAT BĀRLOBĂRĂN DI DESA LANGSAR KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP

SITI AISYAH, EKO WAHYUNI RAHAYU

Abstract


Abstrak

Rokat bârlobârân merupakan ritual tradisi dalam kehidupan masyarakat Madura yang dilakukan dengan bertujuan untuk keselamatan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka harus dilaksanakan rokat bârlobârân. Berdasarkan fenomena tersebut, rumusan masalah penelitian ini adalah tata cara pelaksanaan rokat bârlobârân. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi karena peneliti berusaha mendeskripsikan dan menganalisis permasalahan yang akan dipecahkan secara tertulis dan sistematis. Teknik pengumpulan data meliputi, studi pustaka, pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rokat bârlobârân bersifat sakral yang dapat dilihat dari pemilihan waktu, tempat, serta pelakunya. Rokat bârlobârân dilaksanakan dua kali dalam setahun yang memiliki fungsi berbeda yakni akhir musim kemarau atau tanam (ungakapan harapan) dan akhir musim hujan atau panen (ungkapan syukur). Pelaksanaaan rokat dilakukan selama kurang lebih 1 bulan melalui empat tahapan meliputi: (1) rokat persiapan,yaitu kegiatan rapat desa untuk membicarakan persiapan pelaksanaan rokat bârlobârân; (2) rokat ngorok somor, yaitu pengambilan air dari tujuh sumur yang ada di Desa Langsar dan sekitarnya; (3) rokat accâm rajâ, dan. (4) rokat bârlobârân. Rokat pembuka maupun penutup untuk tempat dan pelaku sama yang memberbedakan adalah untuk rokat pertama, empat proses rokat tersebut dilaksanakan semuanya tetapi, untuk rokat yang kedua yaitu penutup hanya melaksanakan 2 proses yaitu proses ketiga atau rokat ngorok somor dan keempat atau rokat bârlobârân.

Kata kunci: Rokat bârlobârân, tradisi, tata cara


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.