HUBUNGAN KONFLIK PERAN GANDA DAN STRES KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWATI YANG BERUMAH TANGGA

KRISTIAN YANI KUSUMA

Abstract


Salah satu tantangan sektor industri agar semakin berkembang adalah meningkatkan kualitas melalui profesionalisme kerja. Komitmen organisasi merupakan bagian dari profesionaslime kerja. Komitmen organisasi merupakan tingkat sampai dimana karyawan yakin dan menerima tujuan organisasionalnya, serta berkeinginan untuk tinggal bersama organisasi tersebut (Mathis dan Jackson, 2006). Karyawati yang berumah tangga memiliki permasalahan yang lebih berat, mereka mengalami konflik peran ganda, karena bagaimanapun, bagi ibu yang bekerja mereka juga ibu rumah tangga yang sulit lepas begitu saja dari keluarga. Masalah komitmen organisasi yang dipengaruhi oleh konflik peran ganda juga tidak terlepas dari adanya faktor stres kerja.


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan konflik peran ganda dan stres kerja dengan komitmen organisasi karyawati yang berumah tangga. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan angket pada 97 responden yang menjadi subjek penelitian. Berdasarkan penghitungan teknik analisis data secara parsial dengan menggunakan tehnik korelasi product moment, ditemukan bahwa baik konflik peran ganda dengan komitmen organisasi dan stres kerja dengan komitmen organisasi sama-sama memiliki nilai signifikansi dibawah (<0.05). Perhitungan lain dengan menggunakan tehnik analisis regresi linier berganda untuk menguji variabel secara simultan, didapati nilai signifikansi sebesar 0.003 dengan nilai R² = 0.118. Berdasarkan hasil dari data tersebut, membuktikan bahwa ketiga hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini diterima.


Kata kunci: Konflik peran ganda, stres kerja, komitmen organisasi, karyawati yang berumah tangga


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.