STILE DAN RAGAM BAHASA DALAM POSTER PERINGATAN DI KERETA API BAWAH TANAH TOKYO (東京メトロのマナーポスター)

Dennes Fransisca

Abstract


Abstrak


Poster peringatan termasuk dalam iklan layanan masyarakat, yang bertujuan untuk menginformasikan, menghimbau, serta mengajak publik untuk melakukan sesuatu hal atau kegiatan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan umum. Beberapa poster peringatan  menggunakan bahasa yang terkesan kias atau konotasi dengan beraneka ragam bahasa, mulai dari segi pemakaian, keformalan, maupun dari segi sarana. Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini dilakukan untuk meneliti stile, hubungan stile dan ragam bahasa segi sarana, serta hubungan stile dan ragam bahasa keformalan dalam poster peringatan. Untuk mendukung proses analisis yang benar, maka peneliti menggunakan beberapa teori dan pendapat dari para ahli, antara lain Dedi Sutedi (2010), Tsusaka Tomohiro (2016), Nakamura Michio (dalam Sudjianto dan Dahidi, 2004), Nagara dan Chino (dalam Yamamoto dan Oonishi, 2003), Iori Isao (2012), serta Jorden dan Noda (dalam Barry Kavanagh,2010). Penelitian kualitatif ini menggnakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini ialah berupa kata-kata, dan kalimat yang mencakup penggunaan stile dan ragam bahasa dalam poster peringatan di kereta api bawah tanah Tokyo. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Stile dalam penelitian ini dibedakan menjadi 2 klasifikasi yakni berdasarkan fungsi dan struktur. Berdasarkan fungsinya, ditemukan 7 bentuk stile yakni irai, kanyuu, kinshi, meirei, handan no bun, genshou byousha no bun, dan toikake no bun. Sedangkan berdasarkan strukturnya, ditemukan 5 bentuk stile yakni kalimat berpredikat verba intransitif, kalimat berpredikat transitif, kalimat berpredikat adjektiva “i”, kalimat berpredikat adjektiva “na”, dan kalimat berpredikat nomina. Penyiasatan struktur yang terjadi ialah elipsis atau penghilangan unsur, dan inversi atau pembalikkan. (2) Ragam hanashikotoba ditunjukkan oleh karakteristik stile yang berupa elipsis, inversi, terdapat penggunaan shuujoshi yo atau ne, menggunakan kata seru, dan menggunakan kosakata bersifat hanashikotoba. Ragam kakikotoba ditunjukkan oleh  karakteristik stile yang berupa kalimat memiliki unsur lengkap, memiliki urutan unsur kalimat yang normal atau sesuai kaidah bahasa Jepang, tidak terdapat penggunaan shuujoshi, dan menggunakan kosakata bersifat kakikotoba. (3) Ragam formal ditunjukkan oleh karakteristik yang berupa menggunakan ragam sonkeigo dengan awalan atau settouji “o” atau “go”, dan yang kedua ialah adanya penggunaan ragam teineigo dengan masukei atau desukei.  Ragam non-formal atau futsutai ditunjukkan oleh karakteristik yang berupa tidak terdapat ciri-ciri penggunaan sonkeigo maupun teineigo, kalimat verba menggunakan jishokei, kalimat adjektiva “na” diakhiri dengan kopula da, kalimat adjektiva “i” tidak menggunakan kopula desu, menggunakan shuujoshi, urutan unsur kalimat tidak normal (inversi), dan menggunakan kosakata non-formal.


Kata Kunci: Poster Peringatan, Stile, Ragam Tulis, Ragam Lisan, Ragam Formal, Ragam Non-Formal)


 


 


                要旨


 


マナーポスターには公共広告として、人々に公共の福祉を実現する活動に誘い込み、要請し、知らせるという目標がある。マナーポスターには言語変種のコノテーションや比喩で書いてあり、利用者や公式や媒体の変種が含まれている。このような背景に基づき、本研究ではマナーポスターの言語スタイルや媒体変種と言語スタイルの関係や公式変種と言語スタイルの関係を調べた。分析するに当たって、専門家の理論や意見を使用した。それはDedi Sutedi (2010)、Tsusaka Tomohiro (2016)、Nakamura Michio「Sudjianto・Dahidi、2004による」、Nagara・Chino「Yamamoto・Oonishi、 2003による」、 Iori Isao (2012)、Jorden・Noda「Barry Kavanagh、2010による」である。本研究では定性的研究であり、定性的記述を使用した。研究のデータは東京メトロのマナーポスターの言語スタイルと言語変種を含めたことばや文章である。分析した結果は、次の通りである。(1)本研究の言語スタイルは二つの分類に分けられる。機能的な観点からは七つのスタイルが書いてある。それは働きかけの文の依頼や勧誘や禁止や命令であり、述べ立ての文の判断の文や現象描写の文であり、問いかけの文が含まれた。構造的な観点からは五つのスタイルが書いてある。それは自動詞文、他動詞文、い形容詞の文、な形容詞の文、名詞文である。他に省略と倒置構文という構造もある。(2)話しことばの言語スタイルの特徴は文の要素を省略しやすく、文構造には一般的な構造でない(倒置文)、終助詞の「よ」・「ね」や感動詞や話しことばの特徴のことばを使用する。また書きことばの言語スタイルの特徴は文の要素や文構造が正常(日本語文法通りのこと)、終助詞がなく、書きことばの特徴のことばを使用する。東京メトロのマナーポスターの公式変種と言語スタイルとの関係について次のようにまとめた。(3)敬語の言語スタイルの特徴は「お」・「ご」という接頭辞の尊敬語を使用すること、他にデス形やマス形といった丁寧語の特徴を使用することである。(2)普通体の言語スタイルの特徴は尊敬語や丁寧語の特徴がなく、動詞文には辞書形を、ナ形容詞文には指定詞の「だ」を、終助詞の「よ」・「ね」を使い、イ形容詞には指定市の「です」を使わない。文構造には一般的な構造でない(倒置文)、あるいは普通形のことばを使用する。


(キーワード:マナーポスター、言語スタイル、書き言葉、話し言葉、敬語、普通体)


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.