TINDAK TUTUR IMPERATIF DITINJAU DARI SKALA KESANTUNAN ROBIN LAKOFF DALAMDORAMA SUKINA HITO GA IRU KOTO (好きな人がいること)

Zakiyyatul Urfiyah

Abstract


Abstrak
Tindak tutur imperatif merupakan tindak tutur yang diujarkan oleh penutur dengan harapan supaya lawan tutur
memberikan respon berupa tindakan. Tindak tutur imperatif dibagi menjadi dua yaitu tindak tutur imperatif
langsung dan imperatif tidak langsung. Dalam tindak tutur imperatif, kalimat imperatif langsung lebih sering
bersifat kurang sopan bila dibandingkan dengan kalimat imperatif tidak langsung. Ada tiga rumusan masalah dalam
penelitian ini yaitu bagaimana jenis tindak tutur imperatif langsung, bagaimana jenis tindak tutur imperatif tidak
langsung, dan bagaimana skala kesantunan tindan tutur imperatif langsung dan imperatif tidak langsung dalam
drama Sukina Hito Ga Iru Koto ( 好きな人がいること).
Untuk menjawab masalah pertama dijawab dengan menggunakan teori tindak tutur imperatif langsung dari
Sutedi (2010). Teori Sutedi (2010) dan Rahardi (2005) untuk menjawab rumusan masalah kedua. Sedangkan
rumusan masalah ketiga dijawab dengan menggunakan teori Robin Lakoff. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah drama Sukina Hito Ga Iru Koto ( 好きな人がいること),
dan datanya adalah tuturan imperatif tokoh Sakurai Misaki, Shibasaki Kanata, Shibasaki Chiaki, dan Shibasaki
Touma.
Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut, hasil dari rumusan masalah pertama ditemukan 4 fungsi
imperatif yaitu Fungsi perintah meliputi meirei-kei, ~nasai, ~te, ~te kudasai. Fungsi larangan meliputi ~dameda,
~na, ~naide kudasai. Fungsi permohonan meliputi ~te, ~te kudasai, ~te kure, ~te kurenai ka, ~te moraeru ka, ~te
moraenai ka, ~te moraitai. Fungsi ajakan meliputi ~masyou, ~masen ka, ~ou/~you.
Hasil dari rumusan masalah kedua, tindak tutur imperatif tidak langsung terbagi menjadi dua yaitu pada tuturan
deklaratif dan tuturan interogatif. Tindak tutur imperatif pada tuturan deklaratif terbagi menjadi tuturan deklaratif
yang mengandung makna imperatif perintah (命令), larangan (禁止), permohonan (依頼), dan
ajakan(勧誘). Sedangkan tindak tutur imperatif tidak langsung dalam tuturan interogatif terbagi menjadi
tuturan interogatif yang mengandung makna perintah(命令), larangan(禁止), permohonan (依頼), dan
ajakan(勧誘).
Sedangkan hasil dari rumusan masalah ketiga, skala kesantunan Robin Lakoff terbagi menjadi tiga yaitu skala
formalitas, skala ketidaktegasan atau skala pilihan, dan peringkat kesekawanan atau kesamaan. Skala formalitas
terbagi menjadi tiga klasifikasi yaitu informal (~te, meirei-kei, ~na, ~te wa dameda, ~naide kudasai), semiformal
(~nasai, ~masyou, dan ~te) dan formal (~te kudasai, ~masenka, ~te kurenaika, ~te moraeruka, dan ~te
moraenaika). Sedangkan skala formalitas pada tindak tutur imperatif tidak langsung terdapat pada tuturan
interogatif dan tuturan deklaratif. Kemudian, Skala ketidaktegasan atau skala pilihan terbagi menjadi tidak ada
pilihan (~na, meirekei, ~te, dan ~te wa dameda), sedikit banyak pilihan (~te kurenaika, ~ou/you, ~te, ~te moraitai,
dan ~masyou), dan banyak pilihan (~te kudasai, ~masenka, ~te moraenaika, ~nasai, dan ~te moraeru). Kemudian
skala ketidaktegasan atau skala pilihan pada tindak tutur imperatif tidak langsung terdapat pada tuturan interogatif
dan tuturan deklaratif. Dan yang terakhir, peringkat kesekawanan atau kesamaan terbagi menjadi dua yaitu akrab
(~te kurenaika, ~te moraitai, ~te, dan ~ou/you) dan tidak akrab (~na dan ~te). Sedangkan pada tindak tutur
imperatif tidak langsung, tidak akrab terdapat pada tuturan deklaratif dan akrab pada tuturan interogatif dan
deklaratif.
Kata Kunci : tindak tutur imperatif langsung, tindak tutur imperatif tidak langsung, dan skala kesantunan
Robin Lakoff.
要旨
命令文とは相手にスピーカのしたい事をするように伝えるの会話である。命令文は2つがあって、
それは直接命令文と命令文である。命令文では、間接命令文は直接命令文より丁重である。本研究では
3つ課題がある。一番目は直接命令文、二番目は間接命令文、三番目はドラマ『好きな人がいる事』に
おけるRobin Lakoff のPoliteness Scale である。
Tindak Tutur Imperatif Ditinjau Dari Skala Kesantunan Robin Lakoff dalam
Dorama Sukina Hito Ga Iru Koto (好きな人がいるこ)
一番目の課題に答えるために、Sutedi (2010年)の直接命令文について理論を使用する。二番目の課題に答えるために、Sutedi (2010年)とRahardi (2005年)の理論を使用する。それなら、三番目の課題に答えるために、Robin Lakoffの理論を使用する。本研究は定性的で記述的という研究方法を使用する。本研究の源データは特にドラマ『好きな人がいる事』、データはさ櫻井美咲、柴崎夏向、柴崎千秋、柴崎冬真の会話である。
本研究の結果は、一番目の課題、直接命令文は4つある。それは、命令は「命令形」、「~なさい」、「~て」、「~てください」がある。禁止は「~だめだ」、「~な」, 「~ないでください」がある。依頼は「~て」、「~てください」、 「~てくれ」、「~てくれないか」、「~てもらえるか」、「~てもらえないか」、「~てもらいたい」がある。そして、勧誘は「~ましょう」、「~ませんか」、「~おう/~よう」がある。
二番目の課題は、間接命令文は二つがあって、宣言型と疑問型がある。宣言型には命令、禁止、依頼、と勧誘の意味がある。疑問型には命令、禁止、依頼、と勧誘の意味がある。
三番目の課題は、Robin LakoffのPoliteness Scaleは三つ、Formality Scale、 Hasitancy Scale/Optionally Scale、とEquality Scaleである。Formality Scaleは三つあって、非公式、セミフォーマル、公式である。非公式は「~て」,「命令形」, 「~な」,「~てはだめだ」,と「~ないでください」である。セミフォーマルは「~なさい」, 「~ましょう」,と「~て」である。公式は「~てください」,「~ませんか」,「~てくれないか」,「てもらえるか」, と「~てもらえないか」である。そして、間接命令文は宣言型と疑問型である。Hasitancy Scale/Optionally Scaleは選択肢がない、選択肢が多少、と選択肢が多いである。選択肢がないは「~な」,「命令形」,「~て」,と「~てはだめだ」である。選択肢が多少は「~てくれないか」, 「~おう/よう」,「~て」,「~てもらいたい」,と「~ましょう」である。選択肢が多いは「~てください」,「~ませんか」,「~てもらえないか」,「~なさい」, と「~てもらえる」である。間接命令文は宣言型と疑問型である。Equality Scaleは親しいと親しくないである。親しいは「~てくれないか」,「~てもらいたい」,「~て」, と「~おう/よう」。そして、間接命令文は宣言型と疑問型である。親しくないは「~な」と「~て」である。しかし、間接命令文は宣言型である。


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.