ANALISIS MODALITAS DEONTIK DALAM ANIME BOKU DAKE GA INAI MACHI (僕だけがいない街) KARYA KEI SANBE

NOVIA FADIHLATUN N

Abstract


Abstrak


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan mengenai modalitas deontik dalam bahasa Jepang. Modalitas merupakan kategori gramatikal dalam predikat. Fungsi dan makna dalam kalimat ditentukan oleh predikat. Modalitas dikatakan sebagai bentuk maknawi kalimat. Hal tersebut dikarenakan tuturan penanda modalitas akan memberikan makna atau arti tambahan pada verba atau kelas kata yang berada di depan tuturan penanda modalitas. modalitas menurut pendapat Alwi (1992), dibagi menjadi empat macam. Salah satunya yaitu modalitas deontik. Dijelaskan menurut Nitta, modalitas deontik menyampaikan keharusan dan keizinan


Penelitian ini mengkaji modalitas deontik dalam 12 episode anime Boku Dake ga Inai Machi karya Kei Sanbe dan membahas tentang tiga rumusan masalah,yakni : 1)bentuk modalitas deontik; 2)fungsi modalitas deontik; dan 3)makna modalitas deontik dalam anime Boku Dake ga Inai Machi. Untuk menjawab rumusan masalah satu digunakan teori Nitta (dalam jurnal Humaniora, 2008), rumusan masalah kedua digunakan teori Ichikawa (2005 & 2007), dan rumusan masalah ketiga digunakan teori Narrog (2009).


Penelitian ini menggunakan metode analisis dekspritif dengan menggunakan salah satu teknik analisis yang dikemukakan oleh Sudaryanto (2016) yaitu teknik ganti dalam menganalisis bentuk penanda modalitas deontik.


Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut:



  1. Ditemukan 2 data dengan bentuk penanda nakereba naranai, 4 data dengan bentuk penanda bekida、1 data dengan bentuk penanda zaru o enai, 1 data dengan bentuk penanda (suru/shita)houga ii,  dan 19 data dengan bentuk penanda (shi) temo ii , serta bentuk penanda  nakucha sebanyak 3 data dalam anime Boku Dake ga Inai Machi,

  2. Data berbentuk penanda nakereba naranai, bekida, nakucha, dan zaru o enai memiliki fungsi untuk menyatakan kewajiban atau gimu (義務) dan kebutuhan atau hitsuyousei (必要性). Kemudian bentuk penanda (suru/shita)houga ii memiliki fungsi untuk menyatakan saran atau susume (勧め), serta bentuk penanda (shi)temo ii berfungsi untuk menyatakan izin atau kyoka (許可).

  3. Hasil penelitian data mengenai makna kontekstual yang terdapat pada penanda modalitas deontik adalah sebagai berikut; 1)Bentuk nakereba naranai digunakan untuk menunjukkan makna kewajiban secara umum atau kewajiban yang harus dilakukan oleh lawan bicara; 2)Bentuk bekida digunakan untuk menunjukkan makna keharusan valuatif atau kewajiban yang bersumber dari nilai moral pembicara.; 3)Bentuk zaru o enai memiliki makna kemutlakan, dimana hal yang diperintahkan tersebut mau tidak mau harus dilakukan oleh lawan bicara; 4)Bentuk  (suru/shita)houga ii memiliki makna untuk menyatakan saran berdasarkan situasi yang ada; 5)Bentuk (shi)temo ii memiliki makna memberikan atau menanyakan izin berdasarkan pada situasi yang ada, serta bentuk penanda modalitas deontik yang terakhir 6)Bentuk  nakucha memiliki makna negasi dari izin atau larangan.


 


Kata Kunci: Modalitas Deontik, nakereba naranai, bekida, zaru o enai, ta houga ii, shi temo ii,


 


要旨 


 


本研究は日本語のモダリティの興味に基づいている。日本語のモダリティは述部の文法的なカテゴリーである。機能や意味は述部によって決定される。モダリティは文章の意味の形式と言われる。それはモダリティの発話が、その前にある動詞や単語クラスに追加の意味を与えるからである。モダリティはAlwi (1992)によると、四種類に分かれる。そのうちの一つはデオンティック・モダリティである。


ここでは、アニメ『僕だけがいない街』における、デオンティック・モダリティの形式、機能、意味について研究を行った。課題1を観察するためには仁田(Humanioraジャーナル、2011)理論を参考にして参考を行う。課題2は鑑札するためには市川(2005&2007)理論を参考して行う。課題3の解決には、Narrog(2009)理論を踏まえて考察を試みる。


この研究では定性の記述法を用いる。それにSudaryanto (2016) による置き換えテクニック(substitute technique) を使用する。


本研究の結論として30のデータが発見され、以下のことが言えるとわかった。



  1. 「なければならない」のデータは2つ、「べきだ」のデータは4つ、「ざるをえない」のデータは1つ、「(する/した)ほうがいい」のデータは1つ、「(し)てもいい」のデータは19つ、「なくちゃ」のデータは3つであった。

  2. 「なければならない」、「べきだ」、「ざるをえない」、「なくちゃ」は義務と必要性を表し、「(する/した)ほうがいい」は勧めを表し、それに「(し)てもいい」は許可を表す。

  3. 文脈的意味に関するデータの結果から、以下のことが言える。


1)「なければならない」は一般的な義務で聞き手が行う義務の意味を表す言い方である。


 2)「べきだ」は評価義務で義務や社会的判断を表す言い方である。


 3)「ざるをえない」は必然的で聞き手が何かをすることを強いられた言い方である。


4)「(する/した)ほうがいい」は勧めを与える言い方である。


5)「(し)てもいい」は許可を与えたり尋ねたりする言い方である。


6)「なくちゃ」は禁止を表す言い方である。


Keywords: デオンティック・モダリティ、なければいけない、べきだ、なくちゃ、ざるをえな


い、ほうがいい、てもいい


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.