GAYA BERPIDATO PERSUASIF PADA TOKOH UTAMA HARUNA TSUBAME(春菜ツバメ) DALAM DRAMA GAKKOU NO KAIDAN『学校の階段』KARYA TOMOKO YOSHIDA

FITRAH RUHUL ISLAMI

Abstract


Bahasa merupakan alat komunikasi dan interaksi yang hanya dimiliki oleh manusia. Oleh karena itu dalam penyampaiannya, manusia perlu memilah dan mengolah kepada siapa dan dengan tujuan apa komunikasi tersebut dilakukan. Jika komunikasi tersebut dilakukan kepada khalayak ramai, tentu saja berpidato merupakan sarana yang tepat dalam berkomunikasi. Pidato itu sendiri dipilah berdasarkan tujuan tujuannya, dimana jika pidato tersebut bertujuan mempengaruhi khalayak ramai, maka pidato persuasiflah yang semestinya digunakan. Pidato persuasif itu sendiri tidak dapat menarik minat pendengar apabila tidak didukung dengan gaya bahasa dan strategi yang sesuai dengan tujuan pidato tersebut.

Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tiga rumusan masalah yaitu 1) Mendeskripsikan bentuk penyiasatan struktur gaya berpidato persuasif Haruna Tsubame dalam Drama Gakkou no kaidan 2) Mendeskripsikan tujuan dari gaya berpidato persuasif Haruna Tsubame dalam Drama Gakkou no kaidan 3) Mendeskripsikan strategi dari gaya berpidato persuasif Haruna Tsubame dalam Drama Gakkou no kaidan.

Permasalahan pertama dianalisis dengan menggunakan teori Gaya Bahasa milik Seto (2003:200-205). Sedangkan pemasalahan kedua dianalisis menggunakan teori tujuan berpidato milik Keraf (1989:321). Dan permasalahan ketiga menggunakan teori teknik persuasi milik Keraf (2000:124-131).

Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif, sehingga data dijabarkan dalam bentuk deskripsi. Data diperoleh dari sumber data Drama Gakkou no Kaidan episode 1 sampai 5 dengan data yang berupa penggalan pidato persuasif yang mengandung bentuk penyiasatan struktur, tujuan pidato persuasif, dan teknik persuasi pilihan peneliti. Hasil yang telah diperoleh adalah sebagai berikut

Pertama, Peneliti menemukan bentuk penyiasatan struktur berupa 7 bentuk Pertanyaan retoris, 7 bentuk Antitesis, 4 bentuk Klimaks

Kedua, Tedapat 5 tujuan berpidato didalamnya yakni 2 tujuan Mendorong, 3 tujuan meyakinkan, 2 tujuan berbuat/bertindak, 2 tujuan memberitahukan, 1 tujuan menghibur

Ketiga, Strategi persuasi yang digunakan penutur terdapat 7 buah yakni 2 teknik rasionalisasi, 2 teknik identifikasi, 3 teknik sugesti, 2 teknik konformitas, 2 teknik kompensasi, 2 teknik penggantian, dan 2 teknik proyeksi

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.