POLA ALUR CERITA BINATANG DALAM BUKU “TIERGESCHICHTEN UND MÄRCHEN” KARYA MANFRED KYBER

LYDA ASYARY PROBONINGRUM

Abstract


Cerita binatang adalah cerita yang didalamnya kebanyakan hewan yang berbicara dan bertindak. Hewan-hewan di sini memiliki karakter seperti manusia (http://www.volksmaerchen.de/fabel.php). Cerita binatang adalah cerita fiksi. Sebagai sebuah cerita fiksi, cerita binatang juga memiliki alur dan pola. Menurut Nurgiyantoro (2013:234) pola alur adalah pola-pola tertentu yang ditemukan dalam perkembangan alur pada cerita fiksi.


Tujuh cerita binatang yang diteliti dari buku “Tiergeschichte und Mӓrchen” karya Manfred Kyber ialah: (1)  Der groβe Augenblick, (2) Lups, (3) Balduin Brummsel, (4) Die Haselmaushochzeit, (5) Mutter, (6) Hendentum, dan (7) Der K.d.R


Rumusan masalah  penelitian ini adalah, bagaimanakah pola alur cerita binatang dalam buku “Tiergeschichte und Mӓrchen” karya Manfred Kyber. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pola alur cerita binatang dalam buku “Tiergeschichte und Mӓrchen” karya Manfred Kyber. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah buku  “Tiergeschichte und Mӓrchen” karya Manfred Kyber. Data penelitiannya adalah kalimat atau dialog yang terdapat dalam tujuh cerita binatang pada buku “Tiergeschichte und Mӓrchen” karya Manfred Kyber.


Hasil dari penelitian ini, tahap awal dalam cerita binatang adalah tahap pertemuan tokoh (binatang), tahap tengah adalah pertikaian binatang. Dan tahap akhir adalah penyelesaian. Seluruh cerita binatang memiliki penyelesaian tertutup.


 


Kata kunci : pola alur, cerita binatang. 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.