FUNGSI TUTURAN EKSPRESIF DALAM DRAMA “DER BESUCH DER ALTEN DAME” KARYA FRIEDRICH DÜRRENMATT

LICAL EDI PRASYOCO

Abstract


Penelitan ini mengkaji tuturan ekspresif Claire Zachanassian dalam drama Der Besuch Der Alten Dame karya Friedrich Dürrenmatt. Bentuk tuturan yang terdapat dalam penelitian ini tidak hanya tuturan langsung literal melainkan juga tuturan tidak langsung literal. Dalam penelitian ini, penggunaan jenis kalimat tidak hanya terbatas pada kalimat pernyataan, tetapi terdapat juga kalimat tanya dan kalimat perintah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan jenis-jenis tuturan ekspresif yang digunakan dalam drama Der Besuch Der Alten Dame karya Friedrich Dürrenmatt. Teori yang digunakan untuk analisa adalah teori tindak tutur dari Searle. Berdasarkan penggunaan teori tindak tutur dari Searle, hasil yang diperoleh dari penelitian ini ada 7 jenis yaitu berterimakasih,  mengungkapkan rasa simpati, mengungkapkan sikap mengeluh, mengucapkan salam/menyapa, mengungkapkan harapan, mengungkapkan rasa kesal, dan menyatakan kebahagiaan. Kalimat ekspresif yang digunakan oleh Claire Zachanassian umumnya merupakan kalimat yang berisi curahan hati, perasaan hati, dan mengungkapkan sikap psikologisnya atas suatu keadaan tertentu terhadap mitra tuturnya. Kalimat ekspresif tersebut memiliki kata kerja yang menggambarkan situasi perasaannya. Kata kerja yang bermakna mengungkapkan gambaran/harapan, mengungkapkan gagasan, mengungkapkan maksud, dan mengungkapkan perasaannya.


Kata kunci : Tindak tutur, Ekspresif


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.