ANALISIS STRUKTUR MIKRO CORE SHELL Fe3O4@SiO2 BERBASIS MATERIAL ALAM

IKA KURNIA FINA SAADAH

Abstract


Abstrak.


 


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk struktur mikro dan core shell dari nanokomposit Fe3O4@SiO2. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbasis material alam yaitu Fe3O4 dari pasir besi Lumajang, SiO2 dari pasir Bancar Tuban dan Pasir Talaud, PEG 4000. Penelitian ini dilakukan dengan cara mencairkan PEG 4000, kemudian ditambahkan a-SiO2 dari pasir Bancar dan Fe3O4 dengan komposisi masing-masing. Mengulangi langkah tersebut dengan SiO2 yang berbeda yaitu c-SiO2 dari pasir Talaud. Setelah itu dikarakterisasi dengan XRD, FTIR, dan TEM. Hasil X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa dengan SiO2 yang berbeda tidak mempengaruhi struktur kubik dari partikel Fe3O4. Hasil Fourier Transform Infra Red (FTIR) didapatkan puncak-puncak yang menunjukkan adanya puncak a-SiO2 dan magnetik (Fe3O4) yaitu ikatan Si-O-Fe pada bilangan gelombang 555-568 cm-1. Sedangkan hasil dari Transmission Electron Microscope (TEM) didapatkan bentuk core shell Fe3O4@SiO2 dengan ukuran partikel sebesar ~25 nm dan ketebalan silika ~ 9nm, dimana partikel Fe3O4 terselimuti oleh partikel SiO2. Hal ini menunjukkan bahwa nanokomposit Fe3O4@SiO2 berbasis material alam telah berhasil difomasikan sebagai core shell Fe3O4@SiO2.


Kata kunci: core shell, nanokomposit, silika, dan magnetik.


 


 


Abstract


 


This research aims to know the microstructure shape of the shell and core shell of nanocomposite Fe3O4@SiO2. The material that used is a natural based material which is Fe3O4 from Lumajang iron sand, SiO2 from Bancar Tuban sand and Talaud sand, PEG 4000. This research is done by melting PEG 4000, then added a-SiO2 from Bancar sand and Fe3O4 with each composition. Repeating that step by using different type of SiO2 which is c-SiO2 from Talaud sand. After that the result is characterized with XRD, FTIR, and TEM. The outcome of X-Ray Diffraction (XRD) shows that different SiO2 does not influence the cubic structure of Fe3O4 particle. The result of Fourier Transform Infra-Red (FTIR) obtained many peaks that shows the peak of SiO2 particle and magnetic particle (Fe3O4) which is the bound of Si-O-Fe on 555-568 cm-1 wavenumber. While the result of Transmission Electron Microscope (TEM) obtained the shape of core shell Fe3O4@SiO2 with the particle size about ~25 nm and the silica thickness is about ~9nm where the Fe3O4 particle is covered by the SiO2 particle. This shows that the nanocomposite Fe3O4@SiO2 based on natural material has managed to formed as core shell of Fe3O4@SiO2.


Kata kunci: core shell, nanocomposite, silica, and magnetic.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.