PENGARUH JENIS SESAR TERHADAP DISTRIBUSI PERUBAHAN TEGANGAN COULOMB STATIS PADA KASUS GEMPA BUMI DENGAN Mw ≥ 5,9 DI SUMATERA SELATAN PERIODE 2012-2016

Anis Sugiarti

Abstract


Abstrak


Penelitian ini membahas mengenai pengaruh jenis sesar terhadap distribusi perubahan tegangan Coulomb statis pada gempa bumi Mw ≥ 5,9 di Sumatera Selatan periode 2012-2016. Peningkatan tegangan Coulomb statis di sekitar bidang patahan gempa bumi dapat memicu terjadinya gempa susulan. Data yang digunakan untuk menghasilkan plot perubahan tegangan Coulomb statis pada software Coulomb 3.3 terdiri atas parameter bidang patahan (strike, dip, rake) dan parameter gempa bumi (episenter, magnitudo, kedalaman) yang diambil dari GEOFON. Pada gempa bumi 14 September 2012 Mw 6,1 dengan jenis thrust fault, peningkatan tegangan terjadi di daerah yang sejajar bidang patahan. Pada gempa bumi 15 Mei 2015 Mw 5,9 dengan jenis oblique strike slip fault, peningkatan tegangan terjadi di daerah yang berada sejajar dan           tegak lurus bidang patahan. Sedangkan pada gempa bumi 01 Juni 2016 Mw 6,4 dengan jenis oblique normal fault, peningkatan tegangan terjadi di daerah yang berada tegak lurus bidang patahan. Berdasarkan ketiga kasus gempa bumi di atas, gempa bumi 01 Juni 2016 Mw 6,4 merupakan gempa bumi yang memiliki daerah peningkatan tegangan paling luas di antara yang lain. Hal tersebut dipengaruhi oleh arah pergerakan patahan yang searah dengan gravitasi bumi, besar magnitudo dan sudut kemiringan bidang patahan.


Kata Kunci: perubahan tegangan Coulomb statis, bidang patahan.


 


Abstract


This study discusses about the effect of fault types on the distribution of Coulomb static stress change              in the case of  ≥ 5,9 Mw earthquakes at the Southern of Sumatra for 2012-2016 period. Increasing Coulomb static stress change around the fault plane area might triggered aftershocks. To plot the Coulomb static stress change using Coulomb 3.3 software, we used GEOFON data which consists of fault plane                 focal mechanism (strike, dip, rake) and the earthquake parameters (epicenter, magnitude, depth).               On September 14, 2012 Mw 6,1 earthquake which has thrust fault type show that increasing stress area occurs in the parallel field of fault plane. On May 15, 2015 has been occurred 5,9 Mw of earthquake which has oblique strike slip fault type which triggered of increasing stress area were located in the parallel and perpendicular of fault plane. Whereas on June 01, 2016 earthquake of Mw 6,4 with oblique normal fault
type has been triggered of increasing stress in area that perpendicular of fault plane. Among the three cases of earthquake above, the June 01, 2016 earthquake (Mw 6,4) has wider area of increasing stress. It is caused by the effect of slip orientation which has same direction with earth gravity, magnitude and dip of the fault plane.


Keywords: Coulomb static stress change, fault plane, triggered, aftershocks


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.