PENGARUH KONFIGURASI STASIUN SEISMIK TERHADAP HASIL ESTIMASI PARAMETER SUMBER GEMPA BUMI MENGGUNAKAN METODE INVERSI WAVEFORM TIGA KOMPONEN

Intan Puji Lestari

Abstract


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konfigurasi stasiun terhadap hasil estimasi parameter sumber gempa bumi. Data yang digunakan adalah data waveform lokal tiga komponen yang terekam oleh delapan stasiun broadband GEOFON-IA milik WebDC 3 (BLSI, KASI, LHSI, LWLI, MDSI, PDSI, PPBI, dan RGRI) yaitu gempa bumi yang terjadi di Jambi, Sumatera Barat pada 01 Oktober 2010 pukul 01:52:29 GMT. Parameter sumber gempa bumi ditentukan menggunakan metode bilangan gelombang diskrit untuk menghitung fungsi Green dan metode iterasi dekonvolusi untuk menginversi momen tensor dengan waveform lokal tiga komponen. Metode ini diimplementasikan dalam software ISOLA. Data ini diinversi mulai 0.03 Hz sampai 0.07 Hz untuk memperoleh parameter sumber gempa bumi. Dari hasil pembahasan dinyatakan bahwa terdapat pengaruh konfigurasi stasiun terhadap hasil estimasi parameter sumber gempa bumi. Jika penyebaran stasiun seismik semakin mendekati azimuth 180° maka hasil estimasi parameter sumber gempa bumi semakin akurat dan semakin mendekati Global CMT.


Kata Kunci: konfigurasi stasiun seismik, parameter sumber gempa bumi, waveform lokal tiga komponen     


 


Abstract


This study has been conducted to analize the effect of seismic station configurations to the results of earthquake source parameters estimation. The data used to determine the source parameters of earthquake are three component local waveforms that are recorded by eight GEOFON-IA broadband stations which belong to WebDC 3 (BLSI, KASI, LHSI, LWLI, MDSI, PDSI, PPBI, and RGRI) that occurred in Jambi, West Sumatera on 01 October 2009 at 01:52:29 GMT. We report a source parameter of this event using discrete wave number method to calculate the Green function and deconvolution iteration method to invert the moment tensor from three component local waveforms. This method is implemented in ISOLA software. The data is inverted at 0.03 Hz until 0.07 Hz to obtain the earthquake source parameters. From the discussion show that there are toward to the station configuration on result of the earthquake source parameter estimation. If the spread of the azimuth seismic stations approximated to 180° is the result of the earthquake source parameter estimates is more accurately and agree with Global CMT catalogue, which is an institution that is used as a reference seismological research in the world.


Keywords: seismic station configurations, earthquake source parameters, three component local waveforms.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.