ANALISIS MODEL KECEPATAN 3D GELOMBANG P DAN S GEMPA BUMI LOKAL DI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN LOTOS-12

NOFI AMBARSARI, SUPARDIYONO

Abstract


Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah untuk menganalisis model kecepatan 3D gelombang P dan S gempa bumi lokal di Jawa Timur menggunakan LOTOS-12. Data penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laman webdc3. Data yang digunakan adalah data gempa bumi di Jawa Timur dengan magnitudo ³3 SR pada tanggal 01 Januari 2008 – 23 Maret 2018 dengan letak astronomi antara 111° BT sampai 114,4° BT dan -6,6° LS sampai -8,6° LS. Hasil penelitian ini, anomali kecepatan gelombang P negatif mengidentifikasikan daerah tersebut adanya patahan yang sesuai dengan keadaan geologi permukaan bawah sedangkan anomali kecepatan gelombang P positif menjelaskan daerah tersebut adanya batuan keras di atas kerak yang tidak terderformasi oleh stress regional. Namun, jika anomali kecepatan gelombang S rendah menunjukkan terjadinya gempa pada area tersebut. Area anomali rasio Vp/Vs minimum (1,6 km/s) mengidentifikasi adanya batuan sedimen sedangkan pada area dengan anomali rasio Vp/Vs maksimum (1,888 km/s) mengartikan pada area tersebut terdapat batuan yang mengandung fluida lebih tinggi sehingga pada temperatur tinggi batuan tersebut mengalami perubahan tekanan yang dapat mengakibatkan terjadinya gempa bumi. Gempa yang terjadi di Jawa Timur disebabkan adanya sesar Kendeng dan sesar-sesar lokal yaitu sesar Pasuruan dan sesar Probolinggo.

Kata Kunci : anomali kecepatan gelombang P dan S, anomali rasio Vp/Vs, gempa bumi.








Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.