IDENTIFIKASI SESAR-PALU KORO DENGAN CENTROID MOMENT TENSOR (CMT) MENGGUNAKAN INVERSI WAVEFORM TIGA KOMPONEN

MUHAMMAD NURUL FAHMI, MADLAZIM

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis hasil estimasi Centroid Moment Tensor (CMT) gempa di sekitar Sesar Palu-Koro menggunakan inversi waveform tiga komponen yang di implementasikan dalam software MTINV. Daerah penelitian ini terletak di sekitar Sesar Palu-Koro, hal ini karena Sesar Palu-Koro merupakan sesar yang aktivitas kegempaannya cukup tinggi di Pulau Sulawesi. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data sekunder waveform tiga komponen pada tanggal 28 September 2018 dengan magnitudo 7.5 SR dan 1 Oktober 2018 dengan magnitudo di 4.7 SR yang diunduh dari WebDC3 BMKG. Estimasi CMT sebagai parameter gempa menggunakan metode inversi waveform dan fungsi Green tiga komponen yang sudah diimplementasikan ke dalam sebuah software MTINV. Estimasi CMT menghasilkan antara lain yaitu momen seismik (𝑀o), magnitudo momen (𝑀w), lattitude, longitude, kedalaman centroid, dan orientasi bidang sesar (nodal plane/NP) yang meliputi sudut strike, dip, dan rake. Selain itu estimasi CMT juga dapat memberikan informasi mengenai penyebab terjadinya gempa yang meliputi persentase ISO, DC, dan CLVD. Hasil dari penelitian ini yaitu kedua event gempa mempunyai nilai persentase DC yang lebih dominan daripada CLVD dengan nilai VR lebih dari 50%, hal ini menunjukkan bahwa kedua event gempa yang terjadi disekitar Sesar Palu-Koro ini disebabkan karena adanya aktivitas tektonik. Berdasarkan nilai VR, maka hasil dari penelitian ini bisa dikatakan reliable karena telah memenuhi syarat. Event gempa pada tanggal 28 September 2018 dan 1 Oktober 2018 keduanya disebabkan oleh tipe sesar strike-slip. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyebab terjadinya kedua event gempa tersebut disebabkan oleh Sesar Palu-Koro.

Kata Kunci : Centroid Moment Tensor, software MTINV, Sesar Palu-Koro, inversi waveform tiga komponen

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.