ANALISIS MODEL KECEPATAN LOKAL GELOMBANG PRIMER 1-D DAN KOREKSI STASIUN DI KEPULAUAN MALUKU

Iftitakh Farikhatul Jannah, Supardiyono Supardiyono

Abstract


Abstrak

Kepulauan Maluku merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan terhadap bencana gempa bumi. Hal tersebut disebabkan letak geografis Kepulauan Maluku terletak pada batas pertemuan tiga lempeng tektonik besar di dunia yang aktif bergerak. Kerentanan wilayah ini di perparah pula oleh Zona Tumbukan Maluku, Subduksi Busur Banda, dan Patahan Kolaka yang menyebabkan potensi terjadi gempa bumi menjadi cukup tinggi. Meskipun demikian, belum banyak penelitian tentang potensi gempa bumi di wilayah Kepulauan Maluku ini. Salah satu cara untuk mengetahui indikasi tingkat aktivitas kegempaan yang disebabkan oleh pergeseran lempeng tersebut adalah dengan menganalisis model kecepatan gelombang primer. Dalam penelitian digunakan 50 data event gempa bumi pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2012 yang diakses dari http://www.webdc.eu, dengan 9 buah stasiun seismik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model kecepatan lokal gelombang primer dan koreksi stasiun di Kepulauan Maluku. Dari data yang telah dianalisis dengan menggunakan metode inversi algoritma genetika didapatkan model kecepatan di Kepulauan Maluku yaitu pada kedalaman 0,00 km sampai 15,58 km gelombang primer memiliki kecepatan sebesar 6,18 km/sekon, pada kedalaman 15,58 km sampai dengan 38,21 km gelombang primer memiliki kecepatan sebesar 6,52 km/sekon, dan pada kedalaman ≥ 38,21 km gelombang primer memiliki kecepatan sebesar 8,41 km/sekon dengan RMS 0,771929 dan GAP azimuth sebesar 249. Semakin kedalam kecepatan gelombang primer akan semakin besar, hal ini disebabkan semakin dalam struktur lapisan bumi akan memiliki densitas yang semakin besar. Selanjutnya diperoleh koreksi stasiun positif mendominasi Kepulauan Maluku bagian selatan.

 

Kata Kunci: Model kecepatan gelombang primer, koreksi stasiun

Abstract

Maluku islands is one of the regions of Indonesia are prone to devastating earthquakes. This is due to the geographical location of the Maluku islands situated at the confluence of three major tectonic plates of the world are actively moving. The vulnerability of the region is also aggravated by the Zone Collision of Maluku, The Arc of Banda, and Kolaka Fault that caused earthquakes potential to be quite high. However, not much research about potential earthquakes in the Maluku Islands region. One way to find out is indicative of the level of seismicity activity caused by the shifting of the plates by analyzing velocity model of primary wave. In the research used earthquakes 50 event data in 2009 up to the 2012 which is accessible from http://www.webdc.eu, with 9 pieces of seismic stations. As for the purpose of this research is to know the local wave speed model and stations correction in the Maluku islands. From the data that has been analyzed by using genetic algorithm inversion, velocity model obtained in the Maluku Islands at a depth of 0.00 km to 15.58 km primary wave has a speed of 6.18 km / second, at a depth of 15.58 km to 38 , 21 km primary wave has a speed of 6.52 km / second, and at a depth of 38.21 km ≥ primary wave has a speed of 8.41 km / second with RMS 0.771929 and GAP azimuth was 249. Getting into the primary wave velocity will increase, this is due to the deeper layers of the earth's structure will have a greater density. Subsequently obtained a positive station corrections dominate the southern part of the Maluku Islands.

 

Keywords: Local velocity model of primary wave, stations correction

Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.