ANALISIS PEAK GROUND ACCELERATION (PGA) DI SUMATERA BARAT AKIBAT GEMPA BUMI TEKTONIK TAHUN 2000 – 2012 DENGAN MAGNITUDO LEBIH DARI 7,0 SR

NATALIA IMMA CULATA F.

Abstract


Abstrak
Sumatera Barat memang rawan sekali terjadi gempa bumi baik di darat maupun di laut. Posisi geografis Indonesia membawa konsekuensi geologis sebagai negara yang memiliki deretan gunung berapi aktif dan banyak patahan dan palung di daratan maupun di lautan, karena itu rawan sekali mengalami bencana gempa bumi. Pemerintah maupun lembaga masyarakat telah banyak melakukan berbagai macam upaya penanggulangan gempa bumi tetapi dampak gempa bumi ini tetap menjadi masalah besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya pemerintah. Pada tahun 2008 - 2012 telah terjadi gempa bumi di Sumatera Barat dengan titik koordinat diambil 980 36’ - 1010 53’ BT dan 00 54’ LU – 30 30’ LS dengan kekuatan M > 7 SR . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peak Ground Acceleration (PGA) akibatgempabumitersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode penelitian metode eksperimen berbasis komputasi menggunakan software SeisGram 2K Seismogram Viewer v6.0.0X02. Data yang diperlukan adalah data rekaman gelombang seismik yang terekam di semua stasiun seismik di Sumatera Barat yaitu adalah GSI, PSI, PBSI, MNSI, PPI dan BKNI. Data yang diperoleh merupakan data displacement seismogram gempa bumi, untuk itu perlu dideferensialkan dua kali untuk memperoleh seismogram percepatan maksimum tanah. Dari hasil analisis di setiap stasiun seismik di Sumatera Barat menunjukkan nilai antara 117,27gal - 28824,25 gal. Ditemukan hubungan/korelasi antara PGA dengan jarak episenter gempa (D) yaitu bahwa semakin dekat jarak episenter gempa semakin besar nilai PGA yang di temukan. Besar atau kecil nilai PGA bergantung pada jarak episenter gempa terhadap lokasi dan kondisi serta struktur permukaan tanah dari lokasi yang ditinjau, Sehingga gempa bumi tersebut dapat berpotensi tsunami dan dapat menimbulkan dampak kerusakan di daerah Sumatera Barat.
Kata Kunci: PGA, gempabumi, seismogram.
Abstract
West Sumatera is prone to earthquakes both on land and at sea. The geographical position of Indonesia bringing geological consequences about Indonesia is a country that has rows of active volcanoes and troughs on land and at sea, because of that Indonesia is a country with a lot of earthquake disaster frequency. Government agencies and the community had much to do various kinds effort for prevent it of earthquake disaster but the impact of this earthquake remains a big problem for the life of the Indonesian people, especiallyfor the government. In 2008 - 2012 has been an earthquake in West Sumatera. The coordinates of West Sumatera is 980 36 ' - 1010 53 ' East longitude and 00 54 'North Latitude – 30 30 ' South Latitude with magnitude > 7 SR . This research aims for analyze of the Peak Ground Acceleration ( PGA) from this earthquake. For achieve of this, must using method of the experiments computational with software SeisGram2K Seismogram Viewer v6.0.0X02. The data result of this is a data record of seismic waves recorded by seismic station all in West Sumatra. The seismic stasions name in West Sumatera is GSI, PSI, PBSI, MNSI, PPIand BKNI. Data record of research is from displacement earthquake datas of seismograms and must makes twice the defferentiate process for obtain the Peak Ground Acceration (PGA) datas on seismogram. From the analysis data in all seismic station West Sumatera , the values of Peak Ground Acceleration (PGA) is 117. 27 gal – 28824,25 gal. Founded correlation between PGA values with epicenter distance of earthquake (D). When the epicenter distance of the earthquake to closer with station seismic or medium propagation of wave then the value of PGA is a big. The result of PGA depend on the epicenter distance of the earthquake.So This earthquake potentially of tsunami and bring can impact damage in West Sumatera area.
Keywords:PGA,earthquake,seismograph.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.