Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Berbasis Kegiatan Laboratorium untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di MAN Mojosari Mojokerto

FANDY OKY TRIFIANTO

Abstract


Penelitian dengan judul “Model pembelajaran penemuan terbimbing berbasis kegiatan laboratorium untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di MAN Mojosari Mojokerto” bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kalor berbasis kegiatan laboratorium dengan model pembelajaran penemuan terbimbing. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental design dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Subjek penelitian ini adalah kelas X MIA 2, X MIA 3, dan X MIA 4 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling sebagai satu kelas eksperimen dan dua kelas replikasi. Data yang diperoleh adalah hasil pre-test dan post-test yang digunakan untuk menganalisis uji normalitas, uji homogenitas, uji-t peningkatan (gain), dan uji gain ternomalisasi. Hasil pre-test digunakan untuk uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan uji normalitas dan homogenitas, ketiga sampel yang dipilih terdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya uji-t peningkatan (gain), diketahui bahwa hipotesis yang diajukan, H0 yaitu peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa tidak signifikan dan H1 yaitu peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa signifikan. Diperoleh hasil bahwa thitung  ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima dengan taraf kesalahan 5%. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa signifikan pada ketiga kelas. Selanjutnya uji gain ternomalisasi untuk mengetahui besarnya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Diperoleh hasil bahwa peningkatan tertinggi pada kelas X MIA 4 dengan nilai sebesar 0.704 termasuk dalam kategori peningkatan yang tinggi, kemudian disusul kelas X MIA 2 dengan nilai sebesar 0.701 termasuk dalam kategori tinggi, dan terendah kelas X MIA 3 dengan nilai sebesar 0.630 termasuk dalam kategori sedang. Keterlaksanaan pembelajaran model penemuan terbimbing berbasis kegiatan laboratorium memperoleh nilai rata-rata dengan kategori sangat baik. Respon siswa dari ketiga kelas sangat baik terhadap pembelajaran penemuan terbimbing berbasis kegiatan laboratorium.


Kata Kunci: Model penemuan terbimbing, laboratorium, keterampilan berpikir kritis dan kalor.


 


Abstract


The research has done with title “Guided Discovery Learning Model Based Laboratory Activity to Improve of students Critical Thinking Skills in MAN Mojosari Mojokerto” which the aims to describe an improvement of students critical thinking skills on subject material of heat based laboratory activity with guided discovery learning model. This research use a quasi experimental design with the design of the research is one group pre-test post-test design. The subject of this research is class X MIA 2, X MIA 3, and X MIA 4 determined by purposive sampling as an experimental class and two classes of replication. The data obtained is the result of pre-test and post-test that used to analyze the normality test, homogeneity test, t-test analysis of the increase (gain), and n-gain score test. The result of pre-test was used to test of normality and homogeneity. Based on test of normality and homogeneity, the three selected samples were normally distributed and homogeneous. Furthermore, t-test analysis of the increase (gain), it is know that the proposed hypothesis, H0 is an improvement of students critical thinking skills that is not significant, and H1 is an improvement of students critical thinking skills significantly. The result indicates that tcount ≥ ttable then H0 is rejected and H1 is accepted with a 5% error level. This  result indicates that the improvement of students critical thinking skills are significantly in the third grade. And than n-gain score test to determined the magnitude of improvement students critical thinking skills. The result shows that the greatest improvement in class X MIA 4 with a value of 0.704 is included in a high category improvement, followed by a class X MIA 2 with a value of 0.701 in the high category, and the lowest class is X MIA 3 with a value of 0.630 in medium category. The learning-oriented of guided discovery model based laboratory activity obtained an average value with a very good category. The response of the three classes is very good to guided discovery learning model based laboratory activity.


Keywords: Guided discovery model, laboratory, critical thinking skills, and heat.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.