PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS LABORATORIUM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR KELAS X DI SMA MUHAMMADIYAH 1 GRESIK

BENZHANA WORO MANIAR

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaa model pembelajaran inkuiri berbasis laboratorium dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sesudah diterapkan model pembelajaran inkuiri berbasis laboratorium pada materi suhu dan kalor. Desain yang digunakan yaitu pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah kelas X MIA 2 dan X MIA 3 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling sebagai satu kelas ekxperimen dan satu kelas replikasi. Data yang diperoleh adalah hasil pre-test dan post-test yang digunakan untuk menganalisis uji normalitas, uji homogenitas, dan uji gain ternormalisasi. Hasil pre-test digunakan untuk uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan uji normalitas dan homogenitas, kedua sampel yang dipilih terdistribusi normal dan homogen. Uji gain ternomalisasi digunakan untuk mengetahui besarnya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri berbasis kegiatan laboratorium memperoleh nilai rata-rata dengan kategori sangat baik. Uji gain diperoleh bahwa peningkatan tertinggi terjadi pada kelas X MIA 3 dengan nilai <g> sebesar 0,753 termasuk dalam kategori peningkatan tinggi, kemudian kelas X MIA 2 dengan nilai <g> sebesar 0,731 termasuk dalam kategori tinggi.


Kata kunci : Model pembelajaran inkuiri, kegiatan laboratorium, kemampuan berpikir kritis.


 


Abstract


This research is for describe implementation of model inquiry learning based on laboratory and describe thinking ability increased of student in focus subject temperature and calor at Muhammadiyah High School Gresik. This research used pre-experimental design with one group pre-test post-test design. Subject in this research is X MIA 2 and X MIA 3 used purposived sampling as one experiment class and one replication class. Pre-test and post-test data result used to anality normality test, homogenity test, and ternormality test. Pre-test result used to anality normality test and homogenity test. Based on normality and homogenity examination, 2 sample who choose are distributed by normality and homogenity. Then gain ternormality examination used to know how much thinking ability student increased. Implementation of inquiry learning model getting value by very good increased category. The result of highest increase has occur at X MIA 3 by <g> value 0,753 and include high increased category, and then X MIA 2 by <g> value 0,731 include high increased category.


Keywords : Inquiry Learning Model, Activity of Laboratory, Thinking Ability of Student


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.