MANAJEMEN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN TEMATIK INTEGRATIF DI MIN KAWISTOLEGI KARANGGENENG LAMONGAN

RISTANTI WULANDARI

Abstract


Kurikulum dapat dijadikan sebagai pedoman atau acuan dalam menentukan jenis pengetahuan dan pengalaman yang akan didapatkan oleh peserta didik sehingga dapat mengembangkan dirinya. Pada kurikulum 2013 mengusung pembelajaran tematik-integratif yang dirasa sesuai dengan anak usia sekolah dasar yang lebih cenderung belajar dengan cara yang konkrit, integratif, dan hierarkis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif di MI Negeri Kawistolegi Karanggeneng Lamongan.


Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi partisipasi pasif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kemudian pengecekan keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.


Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, Perencanaan pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif di MI Negeri Kawistolegi dimulai pada awal tahun ajaran baru dengan kegiatan menyusun perangkat pembelajaran, Rancangan Pekan Efektif (RPE) yang dibuat oleh waka akademik. Kendalanya adalah beberapa guru masih memerlukan bimbingan lebih lanjut mengenai penerapan pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif. Kedua, Pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan tematik integratif di MI Negeri Kawistolegi dilakukan secara sistematis mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kemudian kegiatan penutup. Media yang digunakan adalah papan tulis dan kertas bergambar, dan menggunakan metode tanya jawab, diskusi, presentasi, ceramah, pengamatan di luar kelas, dan lainnya. Jadwal pembelajaran tematik lebih menonjolkan unsur tema. Kendalanya adalah keterlambatan penyediaan buku ajar siswa dan buku pedoman guru, solusinya mencetak serta memperbanyak buku ajar siswa dan buku pedoman guru. Ketiga, Evaluasi perencanaan menunjukkan hasil bahwa: a) perangkat pembelajaran memiliki kesamaan, b) tujuan dirumuskan dengan bahasa yang sederhana, dari yang mudah menuju yang sulit, c) materi disesuaikan dengan tingkat kesulitan sswa. Selanjutnya evaluasi pelaksanaan menunjukkan hasil bahwa: a) kegiatan dilakukan sesuai dengan RPP, b) strategi bernuansa aktif dan menyenangkan, c) adanya interaksi antara guru dan murid, d) siswa antusias dan aktif, e) keterampilan dan kemampuan guru dalam mengajar cukup tinggi. Evaluasi hasil pembelajaran menunjukkan hasil bahwa: a) sebagian besar siswa mengalami kenaikan hasil belajar dan beberapa siswa yang lain tidak mengalami kenaikan hasil belajar, b) rekapitulasi nilai dijadikan gambaran perkembangan siswa.


Kata kunci: kurikulum 2013, manajemen pembelajaran, pembelajaran dengan pendekatan tematik. 


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.