Manajemen Layanan Khusus Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 40 Surabaya

NURUL HIDAYAH

Abstract


 


 


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan khusus bimbingan dan konseling di SMP Negeri 40 Surabaya. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi partisipan dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Untuk memperoleh keabsahan data, dalam penelitian ini menggunakan kredibilitas, transferability, dependability dan konfirmability. Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan layanan khusus bimbingan dan konseling di SMP Negeri 40 Surabaya meliputi: (a) penyebaran angket, (b) penyusunan program, (c) mengadakan rapat koordinasi, dan (d) berdasarkan hasil evaluasi tahun sebelumnya. (2) pelaksanaan layanan khusus bimbingan dan konseling di SMP Negeri 40 Surabaya mengacu pada pola 17 plus yaitu 9 layanan, 4 bidang dan 5 kegiatan pendukung. (3) evaluasi layanan khusus bimbingan dan konseling di SMP Negeri 40 Surabaya meliputi: (a) pengawasan oleh kepala sekolah, (b) laporan hasil kegiatan, (c) laporan hasil evaluasi, dan (d) analisis hasil evaluasi. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) perencanaan layanan khusus bimbingan dan konseling di SMP Negeri 40 Surabaya meliputi: studi kelayakan, penyusunan program, penentuan personil dan pembagian tugas. (2) pelaksanaan layanan khusus bimbingan dan konseling di SMP Negeri 40 Surabaya mengacu pada pola 17 plus yaitu 9 layanan, 4 bidang dan 5 kegiatan pendukung. (3) evaluasi layanan khusus bimbingan dan konseling di SMP Negeri 40 meliputi: pengawasan oleh kepala sekolah, laporan hasil kegiatan, laporan hasil evaluasi, dan analisis hasil evaluasi. Saran yang diberikan peneliti adalah untuk (1) kepala sekolah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap layanan khusus bimbingan dan konseling. (2) guru bimbingan dan konseling agar selalu memberikan layanan yang terbaik bagi siswanya dan melakukan koordinasi dengan kepala sekolah. (3) siswa agar dapat memanfaatkan dengan baik layanan-layanan yang diberikan guru BK.


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.