Implementasi Kriptografi dengan Modifikasi Algoritma Advanced Encryption Standard (AES) untuk Pengamanan File Document

Lilik Asih Indrayani, I Made Suartana

Abstract


Abstrak— Algoritma AES (Advanced Encryption Standard) disebut algoritma dengan cipher block symmetric karena untuk memperoleh data yang telah dienkripsi menggunakan kunci rahasia atau cipher key yang sama ketika melakukan proses penyandian data (enkripsi). AES memiliki 3 kategori blok cipher: AES-128, AES-192, dan AES-256 dengan panjang kunci masing-masing 128 bit, 192 bit, dan 256 bit. Perbedaan dari ketiga urutan tersebut adalah panjang kunci yang mempengaruhi jumlah round (putaran). Pada penelitian ini, algoritma AES akan dimodifikasi dengan meningkatkan jumlah putaran bersamaan dengan panjang kunci menjadi 320 bit dengan 16 putaran dengan tujuan meningkatkan keamanan dari algoritma AES. Pengujian dilakukan dengan membandingkan waktu proses enkripsi dan dekripsi antara algoritma AES standar 10 putaran dengan algoritma AES modifikasi 16 putaran. File dokumen yang dapat dienkripsi hanya berupa file dengan format pdf, docx, dan txt. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin besar putaran dan panjang kunci, maka semakin lama waktu yang digunakan dalam proses enkripsi maupun dekripsi. Hal ini dapat dibuktikan dengan algoritma AES modifikasi yang memiliki nilai waktu proses lebih besar dibanding algoritma AES standar sehingga dapat disimpulkan algoritma AES modifikasi memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi karena berpengaruh pada waktu yang dibutuhkan seorang kriptoanalis untuk memecahkan kode enkripsi.

Kata Kunci— Kriptografi; AES (Advanced Encryption Standard); enkripsi; dekripsi; pengamanan file dokumen; modifikasi putaran AES.



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.