PROSES PEMBUATAN BAHAN BAKAR BIOETHANOL DARI PEMANFAATAN LIMBAH PERMEN BLASTER POP BALONG BENDO - SIDOARJO

SHOLICHUDIN WAHYU FIRMANSYAH

Abstract


ABSTRAK


Kebijakan pemerintah untuk melakukan subsidi sebaiknya membatasi jumlah kendaraan, hal ini dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM yang digunakan di Indonesia. Oleh karena itu untuk menanggulangi harga BBM yang akan naik dan dengan semakin menipisnya jumlah bahan bakar yang tidak diimbangi oleh jumlah kendaraan, maka dengan berinovasi diharapkan dapat mencari pengganti BBM yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun bahan bakar alternatif yang bisa digunakan sebagai pengganti bahan bakar yaitu biodiesel, bioethanol, biogas, dan biomassa. Dalam hal ini peneliti mengkhususkan pada bahan bakar bioethanol. Bioethanol adalah sebuah bahan bakar alternatif yang diolah dari tumbuhan, atau dari limbah yang mengandung glukosa atau karbohidrat. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah limbah permen Blaster Pop yang ada di daerah Balongbendo – Sidoarjo. Limbah ini sangat banyak tetapi masih belum maksimal dalam mengolah limbah permen ini menjadi sebuah lapangan usaha yang menjanjikan. Selama ini hanya digunakan sebagai campuran makanan ternak.Metode yang dipakai adalah bahan baku limbah permen Blaster Pop sebanyak 250gr. Variasi air adalah 1500ml, 1750ml, dan 2000ml. Variasi berat ragi adalah 15gr dan 20gr. Sedangkan lama fermentasi menggunakan variasi 4 hari, 5 hari, dan 6 hari. Setelah memperoleh hasil yang maksimal dilakukan distilasi lanjutan dengan menambahkan garam dan silika gel. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan bioethanol dengan kadar ³ 95%. Penelitian menggunakan model eksperimen. Eksperimen ini dilakukan dengan memvariasi waktu, ragi, dan jumlah air. Hasil penelitian ini untuk mengetahui jumlah air, lama fermentasi, lama distilasi bertingkat yang optimal pada bioethanol dari limbah permen Blaster Pop.Hasil dari penelitian ini didapatkan perbandingan yang optimal yaitu 250gr limbah permen Blaster Pop, 2000ml air, 20gr ragi, dan lama fermantasi 4 hari. Pada pembuatan bioethanol skala besar 400gr limbah permen Blaster Pop menghasilkan 500ml bioethanol dengan kadar 94,82% dan diperoleh pada distilasi ketiga. Hasil uji karakteristik bioethanol limbah permen Blaster Pop  untuk titik nyala (flash point) 300C, titik tuang (pour point) < -700C, viscosity 4,964 cSt, density 0,818 g/cm3, nilai kalor 5759,116 cal/gr. Untuk kadar bioethanol murni dengan kadar 99,5% diperoleh karakteristik sebagai berikut, untuk titik nyala (flash point) 120C, titik tuang (pour point) -17,20C, viscosity 1,17 cSt, density 0,789 g/cm3, nilai kalor 6380 cal/gr.


Kata kunci : Bioethanol, limbah permen


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.