PENGARUH KETINGGIAN TERJUNAN DAN VOLUME TABUNG UDARA TERHADAP KINERJA POMPA HIDRAM

MUKHAMMAD SOFWAN

Abstract


Abstrak


Pompa hidram adalah pompa yang memanfaatkan water hammer (palu air) sebagai tenaga utama untuk menaikkan air dari sumber air yang tidak terlalu tinggi menuju ke tempat yang lebih tinggi dari sumber air tersebut. Energi yang ditimbulkan dari air yang mengalir pada ketinggian tertentu dan menghasilkan energi potensial. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif yaitu menggambarkan hasil penelitian secara grafis dalam tabel, histrogram,dan grafik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi ketinggian terjunan, volume tabung udara, dan ketinggian discharge terhadap kinerja pompa hidram. Pompa hidram yang digunakan dalam penelitian ini memiliki diameter   pipa masuk  1 inch dan diameter  pipa keluaran 0,5 inch. Variasi tinggi terjunan  yang dilakukan adalah 1,5 m, 1,75 m, dan 2 m. Sedangkan variasi volume tabung udara yang dilakukan adalah  0,0024 m3, 0,0028 m3, dan 0,0032 m3. dan variasi ketinggian discharge adalah 2,5 m, 3 m, dan 3,5 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perancangan pompa hidram didapatkan hasil yang paling optimal adalah pada ketinggian terjunan 2 meter dengan variasi volume tabung udara 0,0028 m3 dan tinggi discharge 2,5 m. dengan kapasitas discharge sebesar 10,2 liter/menit, efesiensi volumetris 49 %, dan efisiensi pompa 57 %. dari hasil analisa menunjukan bahwa semakin tinggi terjunan maka semakin tinggi pula energi yang masuk, keseimbangan antara tekanan yang masuk dengan tekanan dalam tabung menyebabkan katup hantar terbuka semakin cepat sehingga kapasitas discharge juga meningkat. Peningkatan kapasitas discharge sebanding dengan peningkatan efisiensi volumetris dan efisiensi pompa.


Kata kunci: Pompa Hidram, Ketinggian Terjunan, Volume Tabung Udara, Ketinggian Discharge


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.