PENGARUH DIAMETER PIPA DAN PANJANG PIPA INLET TERHADAP KINERJA POMPAM HIDRAM

M YAHYA ALFARIZI

Abstract


Abstrak


Air merupakan elemen yang sangat penting untuk menunjang setiap kegiatan makhluk hidup khususnya manusia. Untuk memindahkan air dari sumber  menuju ke tempat yang diinginkan dibutuhkan sebuah alat yaitu pompa air. Dalam pengoperasiannya pompa air membutuhkan energi listrik atau bahan bakar minyak. Kebutuhan terhadap bahan bakar minyak yang semakin meningkat mengakibatkan bahan bakar minyak menjadi semakin mahal dan langka, sehingga diperlukan solusi dari permasalahan ini. Salah satu solusinya adalah pompa hidram. Pompa hidram merupakan pompa air yang dapat bekerja tanpa menggunakan energi listrik maupun bahan bakar minyak. Pompa hidram bekerja dengan memanfaatkan energi aliran yang jatuh dari sumber menuju ke dalam pompa. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang (1) pengaruh debit air masuk terhadap kinerja pompa hidram dan (2) pengaruh panjang lintasan air terhadap kinerja pompa hidram. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah eksperimen dengan membuat pompa hidram yang selanjutnya akan diuji kinerjanya. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data deskriptif yaitu menggambarkan hasil penelitian secara grafis dalam tabel dan grafik. Adapun variabel diameter pipa dan panjang pipa yang digunakan antara lain: (1) 1 inchi : 4 m, (2) 1 inchi : 5 m, (3) 1¼ inchi : 4 m, (4) 1¼ inchi : 5 m, (5) 1½ inchi : 4 m, (6) 1½ inchi : 5 m. Dari penelitian ini didapatkan rancangan pompa hidram yang paling optimal adalah dengan diameter pipa inlet sebesar 1 inchi dan panjang pipa inlet 4 meter. Pompa dengan rancangan tersebut mampu menghasilkan kapasitas discharge sebesar 6,72 l/min dengan efisiensi volumetris sebesar 49,64% dan efisiensi pompa sebesar 54,88%.


Kata kunci: pompa hidram, diameter pipa inlet, panjang pipa inlet, efisiensi pompa, kapasitas discharge.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.