NISBAH KATALIS NATRIUM CARBOXYMETHYLCELLULOSE (Na CMC), ASAM STEARAT DAN BIOETANOL TERHADAP KARAKTERISTIK PEMBUATAN BIOETANOL PADAT DARI MOLASESS

ISLAM NUR JANNATUL AKHIROH

Abstract


 


Krisis energi di Indonesia sebagai akibat semakin menipisnya cadangan bahan bakar minyak khususnya dari bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbarui. Bahan bakar fosil tersebut salah satunya adalah parafin. Untuk itu dibutuhkan solusi yang tepat untuk menciptakan bahan bakar yang dapat diperbarukan (renewable) yaitu dari sumber daya alam nabati, yang salah satunya adalah bioetanol sebagai pengganti parafin. Salah satu dari bahan pembuatan bioetanol adalah dari molasess. Agar bioetanol dapat digunakan sebagai bahan bakar secara aman, bioetanol tersebut diinovasikan menjadi bioetanol padat molasess. Penelitian ini menggunakan metode diskripsi eksperimen, yakni mengadakan perlakuan atau tindakan pengamatan suatu variabel dengan sengaja dan secara sistematis terhadap perubahan obyek penelitian. Obyek penelitian ini adalah karakteristik bioetanol padat dari molasess yang dicampurkan dengan Na CMC dan penambahan asam stearat sebagai tablet binder. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap yakni tahap persiapan, tahap forming solid dengan magnetic stirer dan tahap pencetakkan bahan. Kemudian dilakukan tahap pengujian yang meliputi nilai kalor, titik nyala, densitas dan kadar abu. Uji karakteristik bioetanol padat molasess dilakukan pada sampel A (100 ml bioetanol molasess kadar 75%, 20gr Na CMC, 100gr asam stearat), sampel B (100 ml bioetanol molasess kadar 75%, 50 gr Na CMC, 100gr asam stearat), sampel C (100 ml bioetanol molasess kadar 75%, 20gr Na CMC, 200gr asam stearat dan sampel D (100 ml bioetanol molasess kadar 75%, 50gr Na CMC, 200 gr asam stearat). Dari sampel tersebut, perbandingan ideal bioetanol padat molasess yang optimum terdapat pada sampel C dengan karakteristik  yaitu nilai kalor sebesar 6049,633 kal/gr, nilai kadar abu sebesar 1,01%, nilai titik nyala sebesar 1250C, nilai kuat tekan sebesar 0,5250 kg/cm2, nilai kerapatan sebesar 0,9397 g/cm3 dan menghasilkan lama nyala api sebesar 3030 detik. Hasil dari uji karakteristik bioetanol padat molasess dipengaruhi oleh jumlah kandungan Na CMC dan asam stearat pada campuran bioetanol molasess.


Kata kunci : Bioetanol padat molasess, Na CMC, Asam stearat, Karakteristik bioetanol padat molasess


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.