NISBAH KATALIS CARBOPOL DAN BIOETANOL TERHADAP KARAKTERISTIK PEMBUATAN BIOETANOL PADAT DARI MOLASESS

MUHAMMAD HERU FATONI

Abstract


Abstrak


Sumber energi di bumi semakin lama semakin menipis dan kebutuhan energi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya perkembangan ekonomi di dunia dan serta banyaknya pertambahan penduduk. Pengurangan energi dapat dilakukan dengan cara melakukan usaha penghematan dan mencari sumber energi alternatif atau energi pengganti yang lain. Salah satu energi pengganti yang dapat diperbaharui adalah bioetanol. Salah satu bahan pembuatan bioetanol adalah dari molasses. Pemanfaatan bioetanol digunakan untuk bahan bakar spiritus, minuman, desinfektan, pelarut, dan bahan baku industry serta digunakan untuk bahan bakar. Jika dimurnikan lebih lanjut dapat digunakan untuk keperluan farmasi dan pelarut di laboratorium analisis. Penelitian ini bertujuan untuk pembuatan bioetanol padat sebagai bahan bakar alternatif pengganti briket. Jenis penelitian ini adalah diskripsi dan eksperimen yakni mengadakan perlakuan atau tindakan pengamatan suatu variable dengan sengaja dan secara sistematis terhadap perubahan obyek penelitian. Obyek yang digunakan dalam penelitian adalah bioetanol dengan kadar 95 % ,carbopol 940 dan penambahan stearat acid sebagai tablet binder. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahapan yakni tahap persiapan, tahap forming solid dan tahap pencetakan. Selanjutnya dilakukan pengujian karakteristik terhadap bioetanol padat meliputi nilai kalor, titik nyala, kadar abu, kuat tekan, dan kerapatan. Uji karakteristik bioetanol padat molasses dilakukan pada sampel A (100 ml bioetanol molasess kadar 95%, 6 gr carbopol 940 dan stearat acid 100 ml), sampel B (100 ml bioetanol molasess kadar 95%, 8 gr carbopol 940 dan stearat acid 100 ml), sampel C (100 ml bioetanol molasess kadar 95%, 10 gr carbopol 940 dan stearat acid 100 ml), sampel D (100 ml bioetanol molasess kadar 95%, 12 gr carbopol 940 dan stearat acid 100 ml). Dari sampel tersebut, perbandingan ideal bioetanol padat yang optimum terdapat pada sampel B dengan karakteristik hasil pengujian yaitu nilai kalor sebesar 7305,332 kal/gr, nilai titik nyala sebesar 96 0C, nilai kadar abu sebesar 0,0024%, nilai kuat tekan sebesar 1,57 kg/cm2 dan nilai kerapatan sebesar 0,84165 gr/cm3. Hasil uji karakteristik bioetanol padat dipengaruhi oleh jumlah kandungan carbopol pada campuran bioetanol molasess.


Kata kunci: Bioetanol padat molasess, carbopol, nilai kalor, titik nyala, kadar abu, kuat tekan dan  kerapatan. 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.