PENGARUH CAMPURAN PREMIUM, PERTAMAX DAN PERTAMAX PLUS TERHADAP LAJU KOROSI TANGKI BAHAN BAKAR

TAJUDIN BAIHAKI

Abstract


 Abstrak


Bahan bakar minyak sangat dibutuhkan untuk menjalankan kendaraan bermotor namun bahan bakar minyak adalah salah satu sumber daya alam yang dapat habis. Kelangkaan ini tidak hanya dirasakan bangsa Indonesia sendiri tapi negara maju seperti Amerika dan Jepang juga merasakan hal yang sama. Namun harga pertamax dan pertamax plus terbilang mahal oleh karena itu banyak pengendara kendaraan bermotor mencampur premium, pertamax dan pertamax plus dengan tujuan agar performanya menjadi lebih baik dan harganya lebih murah.Pencampuran bahan bakar yang dilakukan oleh pengendaran memiliki kemungkinan akan berdampak terhadap laju korosi pada tangki bahan bakar. Tangki bahan bakar apabila sudah korosi akan melubangi tangki bahan bakar dan akan membahayakan bagi pengendara apabila sampai bahan bakar yang keluar terbakar maka dapat menyebabkan kebakaran yang membahayakan pengendara. Sehinga perlu dilakukan pengkajian secara mendalam tentang pencampuran bahan bakar terhadap laju korosi pada tangki bahan bakar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Pertama kita perlu memotong tangki bahan bakar untuk diuji sehingga kita mengetahui spesifikasi bahan tangki bahan bakar kemudian akan dilakukan pengujian korosi dengan berbagai presentasi volume campuran bahan bakar dan ada yang tanpa campuran sama sekali yaitu premium 100%, pertamax 100% dan pertamax plus 100%. Potongan tangki bahan bakar akan diuji selama 2 jam. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah ASTM D130. Setelah selesai akan dilakukan pengolahan data. Hasil penelitian ini didapatkan data pencampuran bahan bakar yang laju korosinya paling kecil adalah campuran pertamax dan pertamax plus yaitu sebesar 0,055 µm/y sedangkan laju korosi yang paling kecil pada bahan bakar tanpa campuran adalah pertamax plus yaitu sebesar 0,005 µm/y.


Kata kunci: premium, pertamax,pertamax plus, korosi.            


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.