Jurnal Teknik Mesin | Vol 4, No 01, (2015)

PENGARUH ARUS PENGELASAN DAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP HASIL LAS  BAJA ST42 DENGAN ELEKTRODA E6013

FAJAR YUNI PRASETYO,

Abstract

Abstrak

Perkembangan industri manufaktur memaksa para pelakunya untuk berinovasi menciptakan produk dengan kualitas yang lebih baik. Dalam bidang pengelasan salah satunya pengelasan dengan SMAW (Shielding Metal Arc Welding). Hasil pengelasan dikatakan baik apabila pengelasan yang dihasilkan memenuhi standart yang ditentukan. Banyak faktor yang mempengaruhi kekuatan dan kerapatan hasil pengelasan antara lain kuat arus, media pendingin, jenis elektroda, jenis baja. Sehingga timbul permasalahan yaitu bagaimana pengaruh arus pengelasan dan media pendingin terhadap hasil las baja ST.42 dengan elektroda E6013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi arus dan media pendingin terhadap hasil pengelasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen  dengan 27 specimen dilas menggunakan variasi arus 100 A, 115 A, 130 A dengan media pendingin air, coolant, es. Kemudian 27 specimen benda tersebut diuji dengan mesin uji tarik. Hasil dari pengujian tarik selanjutnya di uji anova kemudian dilanjutkan dengan uji t. Hasil uji anova pada arus 100 A dengan media pendingin air, coolant, dan es menunjukkan ada perbedaan signifikan dengan nilai F hitung 10.792 lebih besar dari nilai F tabel 5.14. Sedangkan hasil uji t arus 100 A menunjukkan media pendingin air berpengaruh signifikan dibandingkan coolant dan es. selanjutnya uji anova arus 115 A menunjukkan ada perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 9.090. Sedangkan hasil uji t 115 A menunjukkan media pendingin air berpengaruh signifikan dibandingkan coolant dan es. Kemudian ujii anova arus 130 A menunjukkan ada perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 8.781. Sedangkan hasil uji t 130 A menunjukkan media pendingin air berpengaruh signifikan dibanding coolant dan es. selanjutnya uji anova hasil uji tarik media pendingin air menunjukkan perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 7.449. Sedangkan hasil uji t media pendingin air menunjukkan arus 130 A berpengaruh signifikan disbanding arus 100 A dan 115 A. Untuk uji anova media pendingin coolant menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 2.241. Dan untuk uji anova media pendingin es menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 2.631.

Kata Kunci: kekuatan tarik, arus pengelasan, media pendingin, baja st42, elektroda E6013.,


Full TEXT