Jurnal Teknik Mesin | Vol 4, No 01, (2015)

PENGARUH VARIASI PEREKAT TETES TEBU TERHADAP KARAKTERISTIK BRIKET BIOARANG DARI LIMBAH GERGAJI KAYU MAHONI

MUKHAMAT RIZAL MUBAROK,

Abstract

Abstrak

Kebutuhan sumber energi utama di Indonesia didominasi oleh bahan bakar minyak. Tingginya permintaan berimbas pada terus menyusutnya cadangan minyak bumi, Indonesia sebagai Negara tropis dengan hasil alam melimpah, berpotensi mengembangkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif, salah satunya adalah kayu yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Industri mebel (kayu) yang semakin berkembang perlu diimbangi dengan pemanfaatan limbah gergaji kayu, seperti pada jenis kayu mahoni yang banyak digunakan di industri mebel. Pemanfaatan limbah gergaji kayu mahoni menjadi briket (bahan bakar padat) dapat dijadikan sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan bahan bakar alternatif bagi masyarakat. Proses pembuatan briket dimulai dengan melakukan pengarangan limbah gergaji kayu mahoni, kemudian dilakukan penumbukan dan pengayakan. Setelah itu dilakukan pencampuran serbuk arang kayu mahoni dengan perekat tetes tebu. selanjutnya dilakukan pengepresan pada cetakan dan terakhir dilakukan pengovenan briket. Jumlah sampel briket yang dibuat dalam penelitian ini adalah 5 sampel briket. dengan perbandingan bahan baku limbah gergaji kayu mahoni 30 gram untuk semua sampel dan variasi campuran perekat 33%, 38%, 41%, 44% dan 47%. Pengujian mutu briket meliputi pengujian kadar abu, kadar air, kerapatan, kuat tekan, dan nilai kalor. Parameter yang dijadikan acuan sesuai dengan mutu briket Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan campuran ideal terdapat pada sampel 3 dengan komposisi bahan 30 gram serbuk arang kayu mahoni dan 21 gram perekat tetes tebu (41%) dengan hasil pengujian kadar abu 4.96%, kadar air 3.71%, kerapatan 0,748 gr/cm3, kuat tekan 53.10 kgf/cm2, dan nilai kalor 5713.725 kal/g.           

Kata Kunci: limbah, kayu mahoni, tetes tebu, briket bioarang, bahan bakar alternatif.,


Full TEXT