Jurnal Teknik Mesin | Vol 4, No 01, (2015)

PENGARUH TEKANAN WATER SPRAYER PADA TRAP JENIS WET SCRUBBER TERHADAP VISUALISASI, TEMPERATUR DAN TINGGI NYALA API GASIFIKASI BATOK KELAPA

EKA AGUS PRIANA,

Abstract

Abstrak

Hampir semua sektor dalam kehidupan manusia membutuhkan energi terutama di sektor industri. Namun menipisnya cadangan minyak bumi yang selama ini menjadi sumber energi utama, memaksa manusia untuk meningkatkan efisensi dalam penggunaan minyak bumi dan mencari sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Biomassa memiliki energi yang besar, namun penggunaanya masih sekitar 10 % dari potensi yang ada. Gasifikasi merupakan proses konversi energi dari bahan padat (biomassa) menjadi syn gas (gas hasil sintesa) yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Tekanan water sprayer pada trap akan berpengaruh terhadap kualitas dari syn gas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan water sprayer pada trap jenis wet scrubber terhadap visualisasi, temperatur dan tinggi nyala api pada gasifikasi batok kelapa menggunakan gasifier tipe up draft. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Obyek yang digunakan adalah batok kelapa dengan ukuran luas permukaan 2 cm2 sampai 4 cm2. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tekanan water sprayer, yaitu 0,5 kg/cm2, 1 kg/cm2, 1,5 kg/cm2, 2 kg/cm2, 2,5 kg/cm2, 3 kg/cm2, dan 3,5 kg/cm2. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah visualisasi, temperatur dan tinggi nyala api. Hasil penelitian gasifikasi biomasa ini adalah sebagai berikut, (1) hasil nyala api yang tertinggi adalah pada tekanan air sprayer 0,5 kg/ yaitu 35 cm, (2) hasil temperatur nyala api yang paling besar yaitu sebesar 3650C pada tekanan sprayer 3,5 kg/ sebesar 3650C. (3) Sedangkan untuk visualisasi nyala api menghasilkan pernyataan bahwa semakin besar tekanan water sprayer,maka semakin biru warna nyala api yang dihasilkan. 

Kata Kunci: Tekanan water sprayer, Gasifikasi Biomassa, Syn Gas, Nyala Api.,


Full TEXT