PENGARUH TEKNIK PENGELASAN ALUR SPIRAL, ALUR ZIG – ZAG, DAN LURUS PADA ARUS 85 A TERHADAP KEKUATAN TARIK BAJA ST 41

DITO FAUZI BEGA PRANAWAN

Abstract


Banyak faktor yang mempengaruhi hasil pengelasan antara lain gerakan elektroda, arus pengelasan dan tipe elektroda. Timbul permasalahan yaitu bagaimana pengaruh teknik pengelasan alur spiral, alur zig-zag, dan alur lurus pada arus 85 A terhadap kekuatan tarik las SMAW dengan baja ST 41 elektroda tipe E6013. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh teknik pengelasan alur spiral, zig-zag, dan lurus arus 85 A terhadap kekuatan tarik baja ST 41 pada las listrik SMAW. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode aksperimen dengan 9 benda uji. Bahan diberi perlakuan dengan variasi teknik pengelasan/gerakan elektroda alur spiral, alur zig-zag, dan alur lurus pada arus yang sama 85 A dengan menggunakan las listrik SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda E6013. Jenis kampuh V yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 70o. Spesimen pengukuran kekuatan dilakukan menggunakan mesin uji tarik. Berdasarkan hasil penelitian untuk kekuatan tarik baja ST 41 berpengaruh tetapi pengaruhnya tidak signifikan oleh jenis gerakan elektroda (Lurus, Spiral, Zig-zag) ditunjukkan nilai F hitung sebesar 0.775, yang lebih kecil dari F tabel sebesar 5.14 dan masih diperkuat dengan nilai sig gerakan elektroda sebesar 0.502 lebih besar dari pada nilai  sebasar 0.05. Kombinasi variabel uji kekuatan tarik paling tinggi adalah gerakan elekttroda spiral sebesar 33.40 kgf/mm2 Sedangkan hasil yang paling rendah gerakan elektroda lurus sebesar 30.28 kgf/mm2.


Kata kunci: Arus, Gerakan Elektroda, Kekuatan Tarik , SMAW.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.