KAJIAN HASIL PROSES PENGELASAN MIG DAN SMAW PADA MATERIAL ST41 DENGAN VARIASI MEDIA PENDINGIN (Air, Collent, dan Es) TERHADAP KEKUATAN TARIK

ARIS JANUAR

Abstract


Abstrak


Pembangunan konstruksi dengan logam pada masa sekarang ini banyak melibatkan unsur pengelasan khususnya bidang rancang bangun, karenan sambungan las merupakan salah satu pembuatan sambungan yang secara teknis memerlukan ketrampilan yang tinggi bagi pengelasan agar diperoleh sambungan dengan kualitas baik. Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik pada hasil pengelasan MIG dan SMAW pada material baja ST41 dengan menggunakan variasi media pendingin ( air, es, dan collent ) serta untuk mengetahui media pendingin apa yang sesuai agar mendapatkan nilai kekuatan tarik yang maksimal. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah metode eksperimen dengan jumlah  36 benda uji. 18 benda uji dilas menggunakan las MIG dengan variasi media pendingin dengan menggunakan elektroda E 70S-6 dan 18 benda uji lainnya dilas menggunakan las SMAW dengan variasi media pendingin dengan menggunakan elektroda E6013. Hasil penelitian untuk uji anova las MIG arus 85A menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan diantara variabel yang diuji yang dipengaruhi oleh pendingin air, collent, dan es yang ditunjukkan dengan nilai F hitung 0,492 lebih kecil dari nilai F tabel 5.14. Untuk uji anova las MIG arus 90A menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 0,363. Kemudian dilanjut untuk uji anova las SMAW 80A menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 2.754. Untuk uji anova las SMAW arus 90A menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan diantara variabel yang diuji dengan nilai F hitung 2.385.


Kata kunci : Arus Pengelasan, Kajian, Kekuatan Tarik, MIG, SMAW, Variasi Media Pendingin


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.