PENGARUH GAS BUANG SEBAGAI PEMANAS INTAKE MANIFOLD DENGAN RADIUS PUTAR 180º TERHADAP EMISI GAS BUANG HONDA SUPRA X TAHUN 2002

Punjung Wicaksono

Abstract


ABSTRAK


Semakin meningkatnya volume kendaraan, maka emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor akan semakin tinggi sehingga polusi udara semakin tinggi. Salah satu untuk menurunkan emisi gas buang kendaraan  bermotor adalah dengan melakukan eksperimen pada proses sebelum pembakaran yaitu pada Intake manifold, dengan memodifikasi radius putar menjadi 180º dan menambahkan pemanas (heater), dimana pemanas tersebut memanfaatkan panas dari gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan itu sendiri. Meningkatnya temperatur di intake manifold memungkinkan campuran udara dan bahan bakar yang akan masuk ke ruang bakar lebih siap dibakar dan dapat menghasilkan pembakaran yang sempurna. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang dilakukan dengan membandingkan kelompok standar (tanpa penambahan pemanas) dengan kelompok eksperimen (penambahan pemanas). Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu intake manifold dengan radius putar 180° menggunakan pemanas dan tanpa pemanas. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu kadar emisi gas buang (CO, CO2 dan HC), sedangkan variabel kontrolnya adalah putaran idle 1500 rpm hingga 9000 rpm dengan kelipatan 500 rpm. Emisi gas buang diukur menggunakan  Brain  bee  exhaust  gas  analyzer. Pengukuran emisi gas buang mengacu pada SNI 19-7118.3-2005. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa menggunakan intake manifold dengan pemanas dapat menurunkan emisi gas buang Honda Supra X Tahun 2002. Penurunan emisi CO dan HC secara signifikan terjadi pada variasi waktu 45 detik rata-rata temperatur out intake manifold sebesar 52,06°C menghasilkan kadar emisi CO rata-rata 1,85 % Vol dengan lambda 1,074 dan kadar emisi HC rata-rata 204 ppm Vol dengan lambda 1,074. Peningkatan emisi CO2 secara signifikan terjadi pada variasi waktu 45 detik dengan rata-rata temperatur out intake manifold sebesar 52,06°C menghasilkan kadar emisi CO2 rata-rata 13,21 % Vol dengan lambda 1,074. Dengan bertambahnya temperatur maka molekul-molekul bahan bakar akan bergerak cepat menimbulkan gaya turbulensi bertambah sehingga campuran bahan bakar dan udara lebih homogen dan dapat meningkatkan temperatur campuran bahan bakar dan udara sehingga kondisinya siap dibakar.


 


Kata kunci:  Gas buang, pemanas intake manifold, radius putar 180˚, emisi.


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.