PENGARUH PEMANFAATAN GAS BUANG SEBAGAI PEMANAS INTAKE MANIFOLD DENGAN SUDUT PUTAR 180º TERHADAP PERFORMA HONDA SUPRA X TAHUN 2002

Achmad Ifan Fanani

Abstract


Indonesia merupakan negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tergolong tinggi. Tingginya pertumbuhan penduduk tersebut akan diiringi dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Salah satu kebutuhan pokok masyarakat adalah kebutuhan akan transportasi yang sangat memabntu dalam kegiatan manusia. Namun dengan seiring berjalannya waktu pemakaian kendaraan bermotor oleh konsumen membuat performa mesin menurun dari keadaan standar pabrik karena keausan dari komponen-komponen kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan gas buang seagai pemanas Intake Manifold Dengan sudut putar 180˚ terhadap performa Honda Supra X Tahun 2002


Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang dilakukan dengan membandingkan membandingkan kelompok standar (tanpa penambahan pemanas) dan intake manifold model sudut putar 180˚ dengan kelompok eksperimen (penambahan pemanas dan intake manifold model sudut putar 180˚ dengan waktu pemanasan intake manifold selama 20 detik, 35 detik, 45 detik. Standar pengujian performa mesin adalah SAE J1349. Pengujian menggunakan chassis dynamometer, fuel meter, rpm couter, data acquisition, dan thermocouple.  Dengan menggunakan putaran mesin 3500 rpm – 9000 rpm dengan jarak interval 500 rpm. Analisa data dilakukan dengan metode deskripsi.


Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa pemanfaatan gas buang sebagai pemanas intake manifold dengan sudut putar 180º dengan variasi waktu pemanasan intake manifold sebesar 20 detik, 35 detik, 45 detik dapat meningkatkan performa mesin Honda Supra X Tahun 2002. Peningkatan persentase  torsi, daya, dan tekanan efektif rata-rata terbesar terjadi pada waktu pemanasan 45 detik, dan mendapatkan hasil terbaik masing-masing yaitu sebesar torsi 7,12 Nm pada putaran mesin 4500 rpm, daya 4,56 kW pada putaran mesin 7000 rpm, dan tekanan efektif rata-rata 986,42 kPa pada putaran mesin 4500 rpm. Persentase penurunan konsumsi bahan bakar terendah terjadi pada waktu pemanasan 20 detik yaitu sebesar 16,09 % dengan hasil penurunan terbaik 0,29 liter/jam pada putaran mesin 3000 rpm.


 


Kata kunci:  Intake Manifold Sudut putar 180˚, Pemanfaatan Gas Buang sebagai pemanas, Performa Mesin


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.