ANALISIS KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE SPC DAN RPN UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT PRODUK KANTONG PLASTIK, STUDI KASUS DI PT. HSKU

Mohammad Yasin Yusuf

Abstract


Abstrak


Pengendalian kualitas pada perusahaan baik  perusahaan jasa maupun perusahaan manufaktur sangatlah diperlukan. Dengan kualitas jasa ataupun barang yang dihasilkan tentunya perusahaan berharap dapat menarik konsumen dan dapat memenuhi kebutuhan serta keinginan konsumen Banyak sekali metode yang mengatur atau membahas mengenai kualitas dengan karakteristiknya masing-masing. Metode pengendalian kualitas yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode SPC (Statistical Process Control) dan RPN (Risk Priority Number). Salah satu keuntungan menggunakan metode SPC adalah variabilitas menjadi lebih kecil yang dihasilkan dari adanya perbaikan kinerja yang dapat dilihat oleh pelanggan, sedangkan RPN dapat memberikan usulan perbaikan pada proses produksi yang mempunyai tingkat kegagalan yang tertinggi. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kualitas produk kantong plastik HDPE dengan analisis SPC dan RPN di PT. HSKU (2) mengetahui penyebab cacat/kerusakan pada kantong plastik HDPE (3) Memberi usulan untuk mengurangi jumlah cacat produk kantong plastik HDPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase jumlah cacat produk dari total produksi PT. HSKU  sebesar 3,7 % pada tahun 2014. Dari total 3,9 % jenis cacat  Bentuk tidak simetris (29,5 %), Pemanasan tidak sesuai (34,9 %), Plastik Terlipat (29,2 %), Ketebalan tidak sesuai(6,5 %) sedangkan pada tahun 2015 sebesar 3,4 %. Dari total 3,4 % jenis cacat  Bentuk tidak simetris (41,7 %), Pemanasan tidak sesuai (28,4 %), Plastik Terlipat (24,1 %), Ketebalan tidak sesuai(5,9 %).


Kata kunci : SPC, RPN, Produk Cacat, Kantong Plastik HDPE 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.