PENGARUH JENIS BAHAN PEREDAM KAYU LAPIS DENGAN VARIASI DIAMETER DAN PANJANG HOUSING PADA SILENCER TERHADAP TINGKAT KEBISINGAN DAN TEKANAN UDARA MESIN BLOW CLEANING

Dwi Susanto

Abstract


Abstrak


PT. Albea Rigid Packaging Indonesia merupakan perusahan yang bergerak di bidang pembuatan kemasan kosmetik yang memiliki berbagai mesin untuk menjalankan produksinya. Salah satu mesin yang berperan penting di perusahaan ini adalah mesin blow cleaning. Mesin blow cleaning digunakan untuk membersihkan produk jadi guna menjaga quality control. Mesin blow cleaning ini memiliki tingkat kebisingan yang sangat tinggi sehingga perlu tindakan untuk meredam kebisingan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan tingkat kebisingan tanpa mengurangi tekanan udara yang keluar dari mesin blow cleaning.


Silencer adalah  alat yang digunakan untuk meredam atau mengurangi tingkat kebisingan. Metode penelitian menggunakan desain silencer tipe sound absoption, yang terdiri dari beberapa bagianya itu inner pipe, bahan peredam dan housing. Jenis bahan peredam yang digunakan adalah kayu lapis. Untuk mengukur tingkat kebisingan digunakan 4 in 1 environment sound level meter sedangkan alat yang digunakan untuk mengukur besarnya tekanan udara adalah barometer.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa silencer dengan diameter 62 mm dan panjang 160 mm menunjukkan hasil yang signifikan. Tingkat kebisingan mesin blow cleaning sebelum menggunakan silencer sebesar 92.2 dB, setelah menggunakan silencer tingkat kebisingan berkurang sebesar 10.30 % menjadi 82.7 dB, sedangkan tekanan udara yang keluar ketika menggunakan silencer sebesar 7 bar. Hasil tersebut sesuai dengan yang diinginkan peneliti.


Kata kunci: Bahan Peredam, Tingkat Kebisingan, Silencer, Kayu Lapis


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.