ANALISIS STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN BAJA KARBON SEDANG PADA PROSES HARDENING MENGGUNAKAN MEDIA PENDINGIN AIR, OLI SAE 30 DAN CAMPURAN AIR-OLI SAE 30

IRVAN SANGGARA

Abstract


Hardening adalah proses perlakuan panas yang diterapkan untuk menghasilkan benda kerja yang keras. Dalam proses produksi komponen dan peralatan produksi sering sekali mengalami gesekan dan tekanan, sehingga dibutuhkan komponen yang memiliki tingkat kekerasan yang mumpunin untuk menerima gesekan dan tekanan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Spesimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja S45C dengan diameter 25 mm dan tebal 20 mm. Jumlah spesimen yang diujikan berjumlah 36 spesimen. Spesimen akan diberikan perlakuan panas hardening dengan variasi temperatur sebesar 920oC, 950oC, 980oC dengan holding time 35 menit, disusul pendinginan cepat dengan menggunakan air, oli sae 30 dan campuran air-oli sae 30. Setelah itu spesimen akan diuji kekerasan dengan menggunakan standar Hardness Rockwell Cone (HRC). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perbandingan nilai kekerasan Rockwell tertinggi diperoleh pada media pendingin air pada temperatur 920oC dengan rata-rata nilai kekerasan tertinggi 57,1 HRC. Selanjutnya nilai kekerasan Rockwell tertinggi menggunakan media pendingin campuran air dan oli terjadi pada temperatur 920oC dengan rata-rata nilai kekerasan tertinggi 40,5 HRC. Sedangkan nilai kekerasan Rockwell terendah terjadi pada  media pendingin oli pada temperatur 920oC dengan rata-rata nilai kekerasan tertinggi 38,9 HRC.Hasil uji struktur mikto menunjukkan bahwa martensit lebih banyak terbentuk pada proses hardening dengan media pendingin air dan campuran air-oli. Sedangkan pada media pendingin oli jumlah ferrit dan perlit meningkat. Kesimpulannya Terdapat perbedaan nilai kekerasan secara signifikan pada hasil proses Hardening pada baja karbon sedang dengan media pendingin air, oli sae 30 dan campuran air-oli sae 30. Nilai kekerasan hasil proses Hardening dengan media pendingin campuran air-oli berada diantara nilai kekerasan media pendingin air dan oli pada setiap temperatur pemanasan.Hardening dengan media pendingin campuran air-oli berada diantara nilai kekerasan media pendingin air dan oli pada setiap temperatur pemanasan.


 


Kata Kunci : Baja S45C, Temperatur, Campuran Media Pendingin, Kekerasan, Struktur Mikro.


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.