PENGARUH WAKTU PENGAPIAN (IGNITION TIMING) MENGGUNAKAN CDI PROGRAMMABLE DAN BAHAN BAKAR PERTALITE TERHADAP UNJUK KERJA MESIN SEPEDA MOTOR SUPRA X 125 R TAHUN 2011

RIYADI HERI PURWANTO

Abstract


Sarana transportasi umum di Indonesia masih kurang memadai dari segi kuantitas maupun kualitasnya, hal ini menyebabkan meningkatnya jumlah kendaraan pribadi setiap tahunya terutama sepeda motor. Banyak pengendara menginginkan unjuk kerja mesin kendaraanya mengalami peningkatan seiring dengan penggunaan bahan bakar dengan kualitas yang baik. Sistem pengapian adalah sistem yang berfungsi untuk mengatur proses pembakaran campuran udara dan bahan bakar dalam silinder dengan tepat sesuai waktu yang telah ditentukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar pertalite dengan variasi waktu pengapian terhadap unjuk kerja mesin dan emisi gas buang. Objek dari penelitian ini adalah sepeda motor Supra X 125 R tahun 2011 menggunakan bahan bakar premium dengan waktu pengapian standar dan pertalite dengan variasi waktu pengapian 15°(standar), 17,5°, 20°, dan 22,5° sebelum TMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (experimental research), pengujian unjuk kerja mesin dilakukan dengan menggunakan metode full open throttle valve dengan standar pengujian SAE J1349 dan pengujian emisi gas buang dilakukan menggunakan standar pengujian SNI 19-7118.3-2005. Instrumen yang digunakan dalam penelitin ini adalah inertia chassis dynamometer, stopwatch, exhaust gas analyzer, dan fuel meter. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada variasi pengapian 17,5° sebelum TMA menggunakan bahan bakar pertalite menghasilkan unjuk kerja dan emisi gas buang yang paling baik. Unjuk kerja dan emisi gas buang pada pengapian 17,5° berbahan bakar pertalite  dibandingkan pengapian standar berbahan bakar premium adalah sebagai berikut: torsi rata-rata meningkat sebesar 1,89%, daya rata-rata meningkat sebesar 1,69%, konsumsi bahan bakar menurun sebesar 4,45%, emisi CO turun sebesar 16,82 %, emisi HC turun sebesar 16,54%, emisi CO2 meningkat sebesar 109,14%, dan emisi O2 turun sebesar 61,65%.


Kata Kunci: Waktu pengapian, CDI programmable, unjuk kerja mesin, dan emisi gas buang.


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.