MODIFIKASI VOLUME SILINDER DENGAN PENERAPAN SISTEM EFI TERHADAP EMISI GAS BUANG HONDA SUPRA X TAHUN 2002

DEDI ARDIANA

Abstract


Berdasarkan Undang-Undang Lalulintas Jalan Raya No 22 tahun 2009 tentang Uji Emisi, yang mengharuskan seluruh kendaraan di Indonesia menggunakan standar Euro 3. Demi memenuhi hal tersebut sebagian besar pabrikan berfokus pada penggantian proses pengabutan bahan bakar dari karburator menjadi injeksi. Selain itu hal yang bisa dilakukan untuk mengubah performa mesin, efisiensi bahan bakar, dan emisi gas buang adalah dengan memodifikasi komponen mesin. Modifikasi yang dilakukan adalah dengan memodifikasi volume silinder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi volume silinder serta penerapan sistem EFI terhadap emisi gas buang Honda Supra X Tahun 2002. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa emisi gas buang terendah terjadi pada eksperimen 3 yang mengalami  modifikasi volume silinder menjadi 110 cc dan sistem EFI. Hasilnya yakni emisi CO sebesar 0,08 %vol pada putaran 2500 rpm, CO2 1,8% vol pada putaran idle 1500 rpm, dan HC sebesar 110 ppm Vol pada 9000 rpm. Jadi eksperimen ketiga menunjukkan reduksi emisi CO sebesar 84,98%, emisi CO2 sebesar 20,90%, dan emisi HC sebesar 40,31%.


 


Kata Kunci: Sistem Fuel Injection (EFI), Volume silinder, Emisi gas buang


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.