OPTIMASI LETAK DAN SUSUNAN RANGKAIAN  SOLAR CELL PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

Hendrawan ari fahnudi

Abstract


Kebutuhan energi, khususnya energi listrik terus meningkat dengan pesat, bahkan di luar estimasi yang diperkirakan. Salah satu cara untuk mengatasi krisis energi adalah  mengoptimalkan pemanfaatan energi alternatif, seperti dengan solar cell yang memanfaatkan energi matahari sebagai pembangkitan listrik atau yang sering disebut PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui letak (sudut) dan rangkaian pada solar cell yang paling optimal untuk pembangkit listrik tenaga surya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian eksperimental (experimental research). Objek pada penelitian ini menggunakan solar cell tipe monocrystalline dengan variasi sudutnya yakni sudut 20º, 30º, dan 40º. Sedangkan pada rangkaiannya dilakukan variasi seri dan paralel. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif yaitu menggambarkan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian diperoleh daya keluaran tertinggi di rangkaian paralel terjadi pada sudut 20˚ yaitu sebesar 18.85 Watt dengan efisiensi sebesar 5.75%. Sedangkan daya keluaran tertinggi di rangkaian seri terjadi pada sudut 40˚ yaitu sebesar  9.42 Watt dengan efisiensi sebesar 2.83%. Perbandingan antara solar cell rangkaian paralel dengan solar cell rangkaian seri yaitu lebih baik solar cell  pada rangkaian paralel yang mampu menghasilkan daya keluaran 15 - 19 Watt, sedangkan solar cell rangkaian seri hanya mampu menghasilkan daya keluaran 9 – 10 Watt. Letak dari solar cell semakin tegak lurus dengan datangnya sinar matahari maka konversi daya yang terjadi akan semakin besar.


Kata Kunci: Solar cell, Sudut, Rangkaian, Daya keluaran, Efisiensi


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.