PEMANFAATAN UMBI WALUR (Amorphopallus Variabillis) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL

DARMOKO

Abstract


Meningkatnya jumlah kebutuhan manusia, menyebabkan kebutuhan bahan bakar semakin meningkat. Penggunaan bahan bakar oleh masyarakat Indonesia sangat mengkhawatirkan, karena presentase produksi dan konsumsi bahan bakar tidak lagi berbanding lurus. Untuk menyikapi hal tersebut perlu dicari bahan bakar alternatif yaitu bioetanol.  Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah umbi walur. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan umbi walur menjadi bioetanol, yang digunakan sebagai pengganti atau pencampur premium. Dalam  penelitian ini peneliti (1) mencari lama fermentasi 2, 3, 4, dan 5 hari yang terbaik (2) mencari berat ragi 5, 7, 9, dan 11 gram yang terbaik. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kadar bioetanol yang terbaik. Metode penelitian adalah eksperimen untuk mencari parameter perbandingan yang terbaik, terdiri dari tiga tahapan. Langkah pertama persiapan, 250 gram umbi walur dikupas, diiris tipis, rendam menggunakan air hangat dan larutan HCl, selanjutnya dikukus dan ditumbuk dengan penambahan 500 ml air. Langkah kedua fermentasi, langkah terakhir distilasi, pemisahan bioetanol dan air pada suhu 78ºC. Untuk mendapatkan kadar bioetanol ≥ 90% dilakukan distilasi bertingkat, dengan penambahan garam dan silika gel.  Dari hasil eksperimen dan uji lab didapatkan perbandingan parameter yang terbaik  yaitu  250 gram umbi walur, 500 ml air, 7 gram ragi, lama fermentasi 4 hari dihasilkan kadar bioetanol 24%. Perbandingan parameter terbaik tersebut dijadikan acuan peneliti memproduksi bioetanol skala besar untuk diuji karakteristiknya. Perbandingan 2000 gram umbi walur, 4000 ml air, 56  gram ragi difermentasi selama 4 hari menghasilkan 390 ml bioetanol kadar 95%. Hasil pengujian karakteristik bioetanol umbi walur adalah kadar bioetanol 95%, kadar metanol 0,48736 mg/L, kadar air 0,002016%-v, kadar tembaga (Cu) 0,072 mg/kg, keasaman sebagai asetat 2,41 mg/L, tampakan jernih, terang dan tidak kotor, kadar ion klorida (Cl) 18,73 mg/L, kandungan belerang (S) 0 mg/L, kadar getah (gum) 4 mg/L


Kata kunci : Bioetanol, karakteristik, bahan bakar, umbi walur


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.