PENGARUH JARAK BAFFLE TERHADAP EFEKTIVITAS HEAT EXCHANGER TIPE SHELL AND TUBE DENGAN DOUBLE SEGMENTAL BAFFLE

LULUS PAMUJI

Abstract


Pemanfaatan heat exchanger jenis shell and tube untuk saat ini semakin luas utamanya dibidang industri dan teknologi. Perancangan heat exchanger yang baik sangat mutlak diperlukan agar mampu memberikan efektivitas perpindahan panas yang maksimal, salah satunya dengan susunan jarak baffle. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh susunan jarak baffle terhadap efektivitas pada heat exchanger tipe shell and tube dengan menggunakan jenis baffle double segmental. Objek penelitian eksperimen ini adalah heat exchanger tipe shell and tube dengan variasi jarak baffle, dimana peletakan baffle dilakukan dengan variasi jarak antara lain 4 cm, 10 cm dan 16 cm serta jenis baffle yang digunakan yaitu double segmental baffle. Pengambilan data didapatkan dengan mengukur temperatur fluida masuk dan keluar menggunakan thermocouple yang dipasang diberbagai titik saluran masuk dan keluar fluida pada heat exchanger tipe shell and tube. Data yang diperoleh kemudian dianalisa secara deskriptif yaitu pengambilan data dari alat ukur, hasil dari pengukuran dimasukan dalam tabel, dihitung secara teoritis dan ditampilkan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian diperoleh efektivitas tertinggi pada jarak baffle 4 cm yaitu sebesar 37,4 % dengan laju perpindahan panas yang terjadi  sebesar 5105,30 watt. Sedangkan untuk jarak baffle 10 cm didapatkan nilai efektivitas sebesar 29,4 % dengan laju perpindahan panas yang terjadi sebesar 4011,10 watt dan untuk jarak baffle 16 cm didapatkan nilai efektivitas terendah sebesar 24 % dengan laju perpindahan panas yang terjadi hanya  sebesar 3272,17 watt. Dengan demikian dapat disimpulkan semakin dekat jarak baffle maka akan meningkatkan efektivitas heat exchanger.


Kata Kunci: shell and tube heat exchanger, jarak baffle, double  segmental  baffle, efektivitas


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.