PEMBUATAN BIODIESEL BIJI NYAMPLUNG (CALLOPHYLUM INOPHYLLUM) MELALUI PROSES DE-GUMMING MENGGUNAKAN ASAM SITRAT METODE NON-KATALIS

vigor lazuardi

Abstract


Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui karna dalam pembentukannya memerlukan proses berjuta-juta tahun lamanya. Penggunaan minyak bumi di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat drastis seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang semakin meningkat pula. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh asam sitrat dalam proses de-gumming minyak biji nyamplung dalam pembuatan biodiesel minyak biji nyamplung metode non-katalis sehingga dapat mengetahui apakah karakteristik biodiesel sesuai dengan SK Dirjen EBTKE 2013 dan mengetahui pada temperatur berapa dihasilkan biodiesel paling optimal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian eksperimental (experimental research). Objek dalam penelitian ini menggunakan minyak biji nyamplung dengan variasi de-gumming asam sitrat 0,2%, 0,4%, dan 0,6%. Dan variasi suhu reaktor BCR 125˚C, 130˚C, 135˚C, 140˚C, 145˚C, dan 150˚C. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif yaitu menggambarkan hasil penelitian dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan kadar fosfor setelah proses de-gumming dengan prosentase asam sitrat sebagai adsorbant sebanyak 0,6% menurunkan kadar fosfor menjadi 0,011%/vol dari kadar fosfor awal 0,025%/vol di dalam minyak biji nyamplung atau memiliki nisbah penurunan kadar fosfor sebesar 56%. Hasil uji karakteristik biodiesel dari minyak biji nyamplung metode non-katalis dengan proses degumming pada temperatur  135˚C  dan rasio molar 80 yang sudah memenuhi standart  Dirjen EBTKE tahun 2013 adalah sebagai berikut: flash point 105˚C, water content 0,002215 %/Vol, cetane number 52,76, dan residu karbon mikro 0,0256%/massa. Hasil produksi biodiesel  yang optimal adalah pada temperatur reaksi 135 ˚C,  karena pada temperatur  135 ˚C mulai dapat dihasilkan biodiesel yang konstan dan menghasilkan  metil ester dan gliserol terbanyak yaitu Me:80 ml dan Gl:70 ml.


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.