PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP PRODUKTIVITAS PEMBUATAN SPARE PART MOTOR PADA UD. SINAR ABADI WARU SIDOARJO

Mohammad Fuad Windra Khoirul Anam, Dyah Riandadari

Abstract


Kebisingan pada suatu tempat kerja merupakan faktor yang mengakibatkan perubahan-perubahan output (hasil kerja). Keberadaan seseorang disaat melakukan aktivitas pada ruangan tertentu akan dipengaruhi oleh tingkat kebisingan pada ruangan tersebut. Penelitian ini dilakukan di UD. Sinar Abadi Waru Sidoarjo. Data yang diperoleh melalui penelitian ini dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Dimana dengan pengambilan data yaitu dengan cara mengukur tingkat kebisingan dan output (hasil kerja) pada industri atau perusahaan. Data yang diambil menggunakan alat 4 in 1 Environment (Sound Level Meter (SLM), dikumpulkan untuk mendapatkan hasil apakah ada hubungan tingkat kebisingan terhadap produktivitas pembuatan spare part. Hasil dari penelitian ini adalah Tingkat kebisingan pada penelitian ini sangat berpengaruh. Hal ini dapat dilihat pada pagi hari kebisingan terendah terjadi pada hari Selasa yaitu 84,6 dan 84,2 dB dengan produktivitas kerja karyawan yang memakai pelindung telinga 483 dan karyawan yang tidak memakai pelindung telinga 402 buah setelan rantai. Kebisingan terendah yang terjadi pada tempat industri pada siang hari adalah hari Selasa yaitu 89,2 dan 90,1 dB dengan produktivitas kerja karyawan yang memakai pelindung telinga 454 dan karyawan yang tidak memakai pelindung telinga 391 buah setelan rantai. Kebisingan terendah yang terjadi pada tempat industri pada sore hari adalah hari Selasa yaitu 92,8 dan 91,0 dB dengan produktivitas kerja karyawan yang memakai pelindung telinga 450 dan karyawan yang tidak memakai pelindung telinga 399 buah setelan rantai.

Keywords


kebisingan dan produktivitas kerja

Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.