PENGARUH LAJU ALIRAN MASSA FLUIDA TERHADAP EFEKTIVITAS HEAT EXCHANGER TIPE SHELL AND TUBE DENGAN DOUBLE SEGMENTAL BAFFLE

ANDI FERIANTO

Abstract


Heat exchanger merupakan peralatan yang digunakan untuk perpindahan panas antara dua atau lebih fluida. Cara untuk meningkatkan efektivitas heat exchanger dapat dilakukan dengan menaikan laju aliran massa fluida. Kenaikan laju aliran massa fluida akan membuat meningkatnya perpindahan panas yang terjadi diantara kedua fluida yang meyebabkan efektivitas suatu heat exchanger akan meningkat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh laju aliran massa fluida terhadap efektivitas pada heat exchanger tipe shell and tube dengan double segmental baffle.Pada penelitian eksperimen ini menggunakan shell and tube dengan double segmental baffle. Penelitian dilakukan dengan memvariasi laju aliran massa fluida yang berbeda pada fluida dingin sebesar 4 lpm, 6 lpm, 8 lpm, dan 10 lpm. Sedangkan laju aliran massa fluida pada suhu panas menggunakan laju aliran konstan sebesar 4 lpm. Analisis dilakukan dengan pengambilan data dari alat ukur yang hasilnya dimasukkan dalam tabel, kemudian dihitung secara teoritis dan ditampilkan dalam bentuk grafik.Hasil Penelitian menunjukan bahwa kenaikan efiektivitas seiring dengan kenaikan laju aliran massa fluida. Hasil yang terkecil terjadi pada variasi laju aliran massa fluida 4 lpm dengan  laju perpindahan panas sebesar 4025,30764 Watt dan nilai efektifvitas sebesar 31,34%, pada laju aliran massa fluida 6 lpm laju perpindahan panas sebesar 4547,188623 Watt dan efektivitas sebesar 33,34%, pada laju aliran massa fluida 8 lpm laju perpindahan panas sebesar 4911,333396 Watt dan efektivitas sebesar 36%, sedangkan nilai terbesar pada laju aliran massa fluida 10 lpm dengan laju perpindahan panas sebesar 5280,33455 Watt dan nilai efektifvitas heat exchanger sebesar 38,68 %.


Kata Kunci: shell and tube, heat exchanger, laju aliran massa fluida,  double segmental  baffle, efektivitas


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.