SIMULASI NUMERIK PENGARUH PERBEDAAN SUDUT KEMIRINGAN BILAH PADA TURBIN ANGIN SUMBU VERTIKAL JENIS HELICAL TERHADAP KINERJA TURBIN ANGIN

Yani Bagus Prasetyo

Abstract


Angin yang dihembuskan sepanjang garis pantai cukup tinggi dan bisa dimanfaatkan namun, untuk daerah selain pantai memiliki kecepatan angin yang relatif kecil sehingga perkembangan energi angin di Indonesia sangat rendah. Hal tersebut bisa diatasi dengan menggunakan turbin angin Savonius atau Darrieus yang merupakan turbin vertical axis yang tidak bergantung dengan arah angin akan menghasilkan daya puncak, efisiensi, dan keandalan yang lebih dibanding dengan jenis horizontal axis. Penelitian turbin angin jenis Helical ini menggunakan metode simulasi numerik aliran udara atau Computational Fluid Dynamic (CFD). Dengan perbandingan variasi sudut kemiringan bilah turbin yang digunakan adalah 15°, 30°, 45°, 55°, 60°, 65° dan 75° untuk mengetahui pengaruh perbedaan sudut kemiringan bilah pada turbin angin sumbu vertikal jenis Helical terhadap kinerja turbin dengan metode simulasi numerik dan mendapatkan sudut kemiringan bilah yang optimal sehingga luaran yang dihasilkan lebih efektif dan efisien. Hasil masing-masing simulasi ditampilkan dalam bentuk kontur distribusi kecepatan, kemudian dianalisis daya hasil yang optimal. Dari hasil simulasi didapatkan nilai rpm tertinggi diperoleh sebesar 705,1 rpm pada turbin dengan sudut kemiringan bilah 55° dengan kecepatan angin 10 m/s. Nilai torsi tertinggi diperoleh sebesar 0,425 Nm pada sudut kemiringan bilah 55° dengan kecepatan angin 10 m/s. Daya turbin tertinggi diperoleh sebesar 31,36 Watt pada sudut kemiringan bilah 55° dengan kecepatan angin 10 m/s. Nilai effisiensi (Cp) terbaik diperoleh sebesar 46,8% didapat pada turbin angin dengan sudut kemiringan bilah 55° dengan kecepatan angin 10 m/s.


Kata kunci : Vertical axis, simulasi numerik,  helical


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.