KADAR EMISI GAS BUANG MESIN MOBIL TOYOTA KIJANG 5K DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR LPG KOMPARASI BAHAN BAKAR BENSIN

Raden Kharisma Wahyu Brimasta, Dwi Heru Sutjahjo

Abstract


Meningkatnya populasi terhadap kendaraan bermotor, maka akan berdampak pada peningkatankonsumsi bahan bakar minyak (BBM). Semakin meningkatnya konsumsi BBM yang dibutuhkan padaproses pembakaran mesin tentu akan berdampak pada peningkatan kadar emisi gas buang yangdihasilkan. Seperti diketahui bahwa emisi gas buang pada kendaraan bermotor sangat berbahaya bagikehidupan. Kendaran bermotor yang menggunakan bahan bakar bensin dan solar akan menghasilkanemisi gas buang seperti CO (Karbon Monoksida), HC (Hidrokarbon), NOx (Nitrogen Oksida), SOx(Sulfur Oksida), Pb (Timbal), dan partikulat. Untuk itu perlu adanya pengkonversian bahan bakar yaitubahan bakar gas (BBG) dalam hal ini adalah gas LPG (Liquefied Petroleum Gas). Gas LPG diperolehdari gas bumi, dan memiliki jumlah yang lebih banyak daripada bahan bakar minyak, gas LPG tidak bisaditerapkan langsung ke mesin kendaraan, akan tetapi menggunakan alat yang bernama Converter Kit.Converter Kit adalah serangkaian alat yang berfungsi untuk memasukkan gas LPG kedalam ruang bakar.Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Objek penelitian adalah mobil Toyota Kijang 5K. Denganmenggunakan putaran mesin idle (800 rpm) kemudian 1500 rpm-5000 rpm dengan range 500 rpm.Penelitian ini menggunakan metode pengujian emisi gas buang yang dilakukan pada putaran idleberdasarkan SNI 19 – 7118.1 – 2005. Namun untuk melihat trend emisi gas buang di setiap putaran mesinjuga dilakukan pada pengujian pada kecepatan yang bervariasi. Bahan bakar yang digunakan adalahpremium dan gas LPG. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitumendeskripsikan data numeric yang diperoleh, kemudian dijelaskan dalam bentuk kalimat sederhanayang mudah dipahami. Dari serangkaian penelitian, perhitungan, dan analisis data yang telah dilakukan,bahwa penggunaan bahan bakar LPG pada mobil Toyota Kijang 5K 1500CC tahun 1993 dapatmenurunkan dan menaikkan kadar emisi gas buang kendaraan bermotor. Kadar emisi CO (KarbonMonoksida) mengalami penurunan, penurunan CO tertinggi sebesar 96,82% pada putaran 2500 rpm danpenurunan terendah 28,9% pada 5000 rpm. Kadar emisi HC (Hidro Karbon) mengalami peningkatan yangsangat signifikan yaitu peningkatan tertinggi sebesar 625% didapatkan pada putaran 3500 rpm, dan hanyasekali mengalami penurunan emisi yaitu sebesar 48,1% pada putaran 5000 rpm, tetapi kenaikan padaemisi HC tersebut dapat diterima, dikarenakan tidak melampaui ambang batas emisi yang ditentukanKementerian Lingkungan Hidup No.05 tahun 2006 yaitu HC sebesar 1200 ppm vol dan CO 4,5 % vol.

Keywords


LPG, Premium, Converter Kit, Emisi Gas Buang, dan Motor 4 Langkah.

Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.