PENGARUH VARIASI KUAT ARUS DAN TEGANGAN PADA PROSES ELEKTROPLATING NIKEL TERHADAP KETEBALAN PERMUKAAN DAN MAMPU BENDING KNALPOT SEPEDA MOTOR

RHOMDAN DERI SUBAYU, ARYA MAHENDRA SAKTI

Abstract


Elektroplating atau proses pelapisan listrik atau penyepuhan merupakan salah satu proses pelapisan bahan padat dengan lapisan logam menggunakan bantuan arus listrik melalui suatu elektrolit. Proses pelapisan secara electroplating ini dilakukan dengan cara mencelupkan komponen yang akan dilapisi kedalam larutan yang mengandung ion-ion logam. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan tegangan terhadap ketebalan permukaan dan mampu bending knalpot sepeda motor.Pada penelitian eksperimen ini, akan menggunakan metode analisis data kuantitatif deskriptif, yaitu mendeskripsikan data hasil pengujian secara sistematis dalam bentuk tabel dan grafik. Dalam penelitian ini menggunakan variabel bebas dengan variasi kuat arus 3 Ampere, 4 Ampere, 5 Ampere dan variasi tegangan 2 Volt dan 3 Volt. Material spesimen uji yang digunakan ialah pelat baja karbon rendah AISI 1010, dimensi spesimen uji pada penelitian ini dibuat sesuai dengan standar ASTM B489 (Standard Practice for Bend Test for Ductility of Electrodeposited and Autocatalytically Deposited Metal Coatings on Metals). Dari hasil penelitian diperoleh nilai ketebalan permukaan tertinggi terjadi pada kuat arus 5 Ampere dengan tegangan 3 Volt sebesar 23,0 µm dan spesimen yang mengalami kenaikan ketebalan permukaan paling sedikit terjadi pada kuat arus 3 Ampere dengan tegangan 2 Volt sebesar 17,5 µm. Serta, pada hasil pengujian mampu bending nilai tertinggi terdapat pada kuat arus 5 Ampere dengan tegangan 3 Volt sebesar 0,22 kN dan spesimen yang mengalami kenaikan mampu bending paling rendah terjadi pada kuat arus 3 Ampere dengan tegangan 2 Volt sebesar 0,11 kN.
Kata kunci: Proses Elektroplating, knalpot sepeda motor, pelat baja AISI 1010, ketebalan permukaan, mampu bending

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.