PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT KULIT KERSEN TERHADAP KEKUATAN TEKUK DAN TARIK KOMPOSIT DENGAN MATRIK EPOKSI

DEFI TRI WAHYUDI, TRI HARTUTUK NINGSIH

Abstract


Komposit merupakan suatu material yang terbentuk dari kombinasi dua atau lebih material pembentuknya melalui campuran yang tidak homogen. Komposit memiliki sifat diantaranya tahan terhadap korosi, ringan, perakitan lebih cepat, dan mampu bersaing dengan logam dengan tidak kehilangan karakteristik dan kekuatan mekanismenya. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan material komposit dengan sifat yang lebih spesifik, salah satunya adalah penggunaan serat alam sebagai bahan baku penguat pada komposit. Penelitian ini menggunakan serat kulit kersen dengan matrik epoksi dan diaplikasikan pada busur panah sebagai bahan baru komposit alam yang ramah lingkungan dan mendukung gagasan pemanfaatan serat kersen menjadi produk yang memiliki ekonomi dan teknologi tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasi fraksi volume serat yaitu 40%, 50%, 60%,dan 70%. Dalam penelitian ini spesimen uji tarik menggunakan standar ASTM D 638, sedangkan untuk uji bending menggunakan standar ASTM D 790. Untuk mengetahui sifat fisik dilakukan eksperimen perhitungan densitas dan pengukuran diameter serat.Dari penelitian ini nilai kekuatan tarik tetinggi pada fraksi volume 70% sebesar 70,30 MPa, dan nilai kekuatan bending tertinggi pada fraksi volume 70% sebesar 63,3 MPa. Hasil pengujian melihatkan bahwa material komposit serat kersen mengalami kenaikan kekuatan seiring bertambahnya fraksi volume serat.






Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.