PENGARUH MEDIA PENDINGIN PROSES HOT TURNING MENGGUNAKAN BAJA AISI 4140 TERHADAP KEKERASAN DAN KEAKURASIAN DIMENSI

RAVIANTO , AKHMAD HAFIZH AINUR RASYID

Abstract


Abstrak

Proses pemesinan selalu tidak terlepas dengan alat-alat yang digunakan untuk memproduksi suatu produk. Salah satu dari mesin produksi yang umum digunakan di industri adalah mesin bubut ada beberapa metode yang digunakan untuk membubut benda kerja salah satunya adalah proses hot turning. Proses hot turning akan berpengaruh terhadap tingkat kekerasan dan akurasi dimensi permukaan benda kerja. Jenis media pendingin akan mempengaruhi tingkat kekerasan dan akurasi dimensi permukaan benda kerja. Sehingga perlu diteliti bagaimana pengaruh variasi media pendingin proses hot turning terhadap tingkat kekerasan dan akurasi dimensi permukaan baja AISI 4140. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pendingin pada proses hot turning menggunakan LPG Heating System terhadap kekerasan dan akurasi dimensi baja AISI 4140. Manfaat dalam penelitian ini dapat dijadikan refrensi sebagai acuan untuk melakukan proses pemesinan dengan metode hot turning, khususnya mesin bubut. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen, menggunakan baja AISI 4140, dengan ukuran diameter 22 mm dan Panjang 150 mm yang berjumlah 9 buah benda kerja. Proses hot turning menggunkan mesin bubut konvensioanal dan pembubutan rata muka. Variabel bebas pada penelitian antara lain, air, air garam dan temperatur 740-7600C. Sedangkan variabel terikatnya adalah kekerasan dan keakurasian dimensi. Kemudian dari 9 benda kerja tersebut masing-masing benda kerja ditentukan 3 titik untuk dilakukan uji kekerasan permukaan dan 3 titik untuk dilakukan uji keakurasian dimensi permukaan. Dari hasil nilai kekerasan proses hot turning tanpa perlakuan sebesar 45,45 HRC. Sedangkan nilai kekerasan benda kerja paling tinggi ialah media pendingin air garam dengan kekerasan sebesar 59,79 HRC dengan kenaikan 29,81% dan kekerasan paling kecil diperoleh oleh media pendingin air dengan kekerasan sebesar 57,80 HRC dengan kenaikan 27,17%. Sedangkan media air garam menghasilkan perubahan akurasi dimensi yang paling besar dengan penyimpangan 0.11 mm bila dibandingkan dengan air.

Kata kunci : Hot Turning, Variasi Media Pendingin,Kekerasan, dan Akurasi Dimensi.

Abstract

The machining process is always inseparable from the tools used to produce a product. One of the production machines commonly used in industry is a lathe, there are several methods used to turn workpieces one of which is a hot turning process. The hot turning process will affect the level of hardness and the dimensional accuracy of the workpiece surface. The type of cooling media will affect the level of hardness and the dimensional accuracy of the workpiece surface. So it is necessary to examine how the effect of cooling media variations on hot turning process on the level of hardness and surface dimensions accuracy of AISI 4140 steel. The purpose of this study was to determine the effect of cooling media on the hot turning process using LPG Heating System for hardness and dimensional accuracy of AISI 4140 steel. this research can be used as a reference as a reference for the machining process with the hot turning method, specifically a lathe. The research method used was the experimental method, using AISI 4140 steel, with a diameter of 22 mm and a length of 150 mm which amounted to 9 pieces of workpiece. The hot turning process uses conventional lathes and flat turning. The independent variables in the study included water, salt water and temperature 740-7600C. While the dependent variables are dimensional violence and accuracy. Then from the 9 workpieces, each workpiece is determined by 3 points for surface hardness testing and 3 points for surface dimension accuracy tests. From the results of the hardness value of the untreated hot turning process is 45.45 HRC. While the highest value of workpiece hardness is salt water cooling media with a hardness of 59.79 HRC with an increase of 29.81% and the smallest hardness obtained by water cooling media with a hardness of 57.80 HRC with an increase of 27.17%. Whereas salt water media produces the greatest change in dimensional accuracy with a deviation of 0.11 mm when compared to water.

Keywords : Hot Turning, Cooling Media Variation, Hardness, and Dimensional Accuracy.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.